Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hujan Berhari-hari Picu Longsor di Gianyar, Saluran Irigasi Tertimbun

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Hujan Berhari-hari Picu Longsor di Gianyar, Saluran Irigasi Tertimbun Doc: Antara Fot
Ket. Personel TRC PUPR Kabupaten Gianyar, Bali, menangani tanah longsor yang menimbun saluran irigasi di Gianyar, Bali, Kamis (22/1).

Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar, Bali, menangani tanah longsor yang menimbun saluran irigasi akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir.

“Kondisi ini memberi berdampak kepada petani karena saat ini mereka sedang memasuki masa tanam padi,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Gianyar I Made Dwipa Arta di Gianyar, Kamis.

Petugas menangani material kayu, tanah, dan bebatuan yang menutupi saluran irigasi untuk lahan pertanian di kawasan Bunteh Sengkulung, Desa Puhu, Kecamatan Payangan.

Selain di lokasi tersebut, pihaknya menangani longsor dan pohon tumbang di Subak Tinjak Kayu I, Desa Melinggih di kecamatan yang sama.

“Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi,” ucapnya.

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bali memicu bencana hidrometeorologi, salah satunya di sejumlah lokasi di Kabupaten Gianyar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar mendata sementara hingga Rabu (21/1) terdapat 25 rumah warga rusak di bagian atap karena terdampak angin kencang.

Selain itu, 28 mobil mengalami kerusakan akibat tertimpa atap yang ambruk karena angin kencang di Desa Batubulan Kangin.

Beberapa lokasi tanah longsor juga terjadi di wilayah itu serta membuat kerusakan sejumlah tempat ibadah atau pura.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam di Kabupaten Gianyar, namun warga mengalami kerugian materi diperkirakan hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Pelaksana BPBD Gianyar Ida Bagus Putu Suamba menyebutkan pemerintah dapat memberikan bantuan rehabilitasi kerusakan hingga Rp25 juta sesuai Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2024 setelah melalui verifikasi tim tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pejabat Nge-gim Saat Jam Kerja Sangat Tidak Pantas

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...

Harga Cabai Rawit Rp73.500/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.