Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Ada Solusi Holistik Atasi Banjir Jakarta, Jangan Hanya Andalkan Rekayasa Cuaca

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 19:34 WIB | Oleh:
Harus Ada Solusi Holistik Atasi Banjir Jakarta, Jangan Hanya Andalkan Rekayasa Cuaca Doc: ist
Ket. perlu solusi permanen atasi banjir

JAKARTA – Banjir Jakarta semakin tak terkendali. Hari ini benar-benar Jakarta menjadi seperti kubangan. Jalan-jalan mampet. Permukiman-permukiman megung (terendam), dan angkutan umum banyak tak sampai tujuan akhir. Sudah waktunya Pemprov Jakarta memiliki program serius mengatasi banjir Jakarta. Betapa besar sekali kerugian yang harus ditanggung rakyat. Jangan hanya mengandalkan operasi rekayasa cuaca dengan menebar garam untuk memindahkan awan. Ini bukan solusi permanen, tapi darurat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat hingga pukul 18.00 WIB terdapat 80 rukun tetangga (RT) serta 23 ruas jalan di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan yang terendam banjir. Ini belum Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. "Hujan deras yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya menyebabkan terjadinya genangan di mana-mana, hamper seantero Jakarta," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, banjir di Jakarta semakin meluas setelah wilayah tersebut diguyur hujan dari pagi hari hingga Kamis petang. Selain itu terdapat banjir kiriman dari wilayah penyangga. Ia menjelaskan untuk ketinggian air ada yang mencapai satu meter lebih dan itu terjadi di dua RT yang berada di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Selain merendam 80 RT, banjir pada Kamis petang juga menggenangi sebanyak 23 ruas jalan dengan ketinggian mulai dari 10-50 cm. “Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan juga meluapnya sejumlah sungai seperti Kali Krukut, Sungai Ciliwung, dan Kali Mampang," ujarnya.

BPBD, kata Yohan, mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Berikut data wilayah terdampak banjir:

Jakarta Barat terdapat 22 RT, yang terdiri:

Kelurahan Kapu: 1 RT
Ketinggian: 30 cm

Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT
Ketinggian: 70 hingga 80 cm

Kelurahan. Rawa Buaya: 3 RT
Ketinggian: 35 cm

Kelurahan Kedoya Utara: 7 RT
Ketinggian: 20 hingga 80 cm

Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT
Ketinggian: 110 cm

Kelurahan Sukabumi Utara: 1 RT
Ketinggian: 30 cm

Jakarta Selatan terdapat 42 RT, yang terdiri:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.