Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ukraina Umumkan Sistem Pertahahanan Udara Baru

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 00:04 WIB | Oleh:
Ukraina Umumkan Sistem Pertahahanan Udara Baru Doc: Istimewa
Ket. Senjata anti-pesawat yang digunakan untuk menargetkan drone Russia di wilayah Donetsk. Intelijen Ukraina telah mencatat Russia sedang melakukan pengintaian terhadap target-target tertentu, khususnya gardu induk yang memasok pembangkit listrik tenaga nuklir.

KYIV - Angkatan bersenjata Ukraina memperkenalkan aspek baru pertahanan udara untuk mentransformasi sistem mereka, yang terdiri dari kelompok-kelompok kecil yang mengerahkan drone pencegat, seiring negara itu bersiap menghadapi serangan massal baru dari Rusia, kata Presiden Volodymyr Zelensky pada Senin (19/1).

Dari The Straits Times, Ukraina masih terguncang akibat gelombang serangan Russia pada awal Januari lalu yangListrik dan pemanas padam.hingga ribuan blok apartemen, khususnya di ibu kota Kyiv.

Zelensky telah berulang kali menyerukan penguatan pertahanan udara, termasuk peningkatan bantuan dari sekutu Barat Ukraina.

"Akan ada pendekatan baru terhadap penggunaan pertahanan udara oleh Angkatan Udara, terkait dengan kelompok tembak bergerak, drone pencegat, dan aset pertahanan udara 'jarak pendek' lainnya," kata Zelensky dalam pidato video malamnya.

"Sistem ini akan diubah."

Presiden mengumumkan pengangkatan wakil komandan Angkatan Udara yang baru, Pavlo Yelizarov, untuk mengawasi dan mengembangkan inovasi tersebut.

Ukraina telah dengan cepat mengembangkan sistem manufaktur drone-nya sejak Rusia melancarkan invasi ke negara tetangganya yang lebih kecil pada Februari 2022, dan telah menekankan drone pencegat sebagai cara yang efektif dan ekonomis untuk menangkis serangan Rusia.

Dalam pidatonya, Zelensky memperingatkan warga Ukraina untuk "sangat waspada" menjelang serangan baru Russia yang diperkirakan akan terjadi.

"Russia telah bersiap untuk melakukan serangan, serangan besar-besaran, dan sedang menunggu saat yang tepat untuk melaksanakannya," katanya, seraya mendesak setiap wilayah di negara itu untuk "bersiap merespons secepat mungkin dan membantu masyarakat".

Baik Zelensky maupun Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha memperingatkan pada akhir pekan bahwa intelijen Ukraina telah mencatat bahwa Russia sedang melakukan pengintaian terhadap target-target tertentu, khususnya gardu induk yang memasok pembangkit listrik tenaga nuklir.

Presiden juga mengatakan bahwa ia telah menginstruksikan Perdana Menteri Yulia Svyrydenko untuk mengambil keputusan minggu ini terkait kesulitan yang timbul dari serangan baru-baru ini, termasuk bonus untuk puluhan ribu anggota tim darurat yang memulihkan pemanas dan listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.