Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Panik Lagi, Investor Dinilai Sudah Baca Gerak Arah Kebijakan BI

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 18:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Panik Lagi, Investor Dinilai Sudah Baca Gerak Arah Kebijakan BI Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S.
Ket. Pekerja melintas di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung stabil, mencerminkan sikap pasar yang sudah lebih siap menghadapi arah kebijakan Bank Indonesia (BI). Investor dinilai telah mengantisipasi berbagai skenario, sehingga respons pasar tidak lagi terlalu reaktif.

Kondisi ini menunjukkan pelaku pasar mulai mengedepankan kalkulasi jangka menengah, sembari menunggu kepastian lanjutan dari otoritas moneter tanpa kepanikan berlebihan.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus alias Nico meyakini bahwa pelaku pasar telah mempersiapkan antisipasi, di tengah sikap wait and see terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI).

Saat ini, BI tengah melangsungkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk menentukan kebijakan suku bunga acuannya. Di sisi lain, ada pergantian jabatan Deputi Gubernur BI yang saat ini akan masuk tahap fit and proper test di DPR RI.

“Sejauh ini, kalau kita perhatikan, memang kalau bicara hasil RDG BI, kami pikir semua sudah jelas ya. Apalagi terkait dengan pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini. Kami meyakini BI pasti akan menahan tingkat suku bunganya,” ujar Nico saat dihubungi di Jakarta, Selasa (20/1).

Sementara terkait pergantian pejabat Deputi Gubernur BI, Nico mengatakan tidak akan memberikan pengaruh signifikan ke pasar saham Indonesia.

Adapun, tiga calon Deputi Gubernur BI telah diusulkan Presiden Prabowo Subianto melalui surat presiden (surpres), di antaranya Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, serta Solihin M Juhro.

“Kalau ada potensi Pak Thomas (Djiwandono) mengalami kenaikan, selama itu memang dia punya kompetensi yang sesuai dengan bidangnya. Kami meyakini hal itu juga tidak akan semudah itu mempengaruhi dari segi pembuatan kebijakan moneter,” ujar Nico.

Ia meyakini bahwa BI akan bersikap selektif dalam melakukan pergantian pejabat di lingkup kelembagaannya.

“Apalagi, kami meyakini BI juga pasti akan sudah melakukan pemilihan, memilah, filter calon-calon yang memang mampu untuk memimpin Bank Indonesia ke depan. Dengan melakukan strategi pre-emptive dan looking forward,” ujar Nico.

Menurut Nico, selama ini pelaku pasar telah mengetahui karakteristik bank sentral, serta telah mempersiapkan langkah antisipasi untuk menyambut arah kebijakan yang akan ditetapkan.

Dengan demikian, Ia menyebut pasar saham Indonesia akan tetap stabil di tengah dinamika tersebut.

“Dan selama ini pasar juga sudah kurang lebih paham betul karakteristik dari gaya bermain BI. Yang kedua, pasar saham karena sudah memproyeksikan itu, kami pikir masih akan stabil adanya,” ujar Nico.

Dalam kesempatan ini, Nico menjelaskan bahwa fundamental perekonomian domestik cenderung kuat ditambah adanya prospek pemulihan ekonomi pada 2026, sehingga membuat pasar saham ikut stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Eks Punggawa Persija Gustavo Franca: Atmosfer di Kandang Persib bisa Pengaruhi Konsentrasi Arema
    Preview komentar:
    Berikut Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
    Cara Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.