Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Jabar di 2025 Sampai Rp296,8 Triliun Didominasi Modal Lokal

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 15:35 WIB | Oleh:
Investasi Jabar di 2025 Sampai Rp296,8 Triliun Didominasi Modal Lokal Doc: ANTARA/HO tangkapan layar video BKPM
Ket. Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan realisasi investasi di berbagai daerah di Indonesia sepanjang 2025.

Bandung -- Provinsi Jawa Barat mencatatkan fenomena menarik dalam realisasi investasi sepanjang 2025 yang menembus angka Rp296,8 triliun, di mana kekuatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berhasil mengungguli Penanaman Modal Asing (PMA).

Dari keterangan Pemprov Jabar di Bandung, Jumat, berdasar data Kementerian Investasi/BKPM, dari total realisasi tersebut, PMDN menyumbang angka sebesar Rp149,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan PMA yang tercatat sebesar 9,2 miliar dolar AS (kurs rupiah Rp16.000) atau senilai Rp147,2 triliun.

Pergeseran komposisi ini disebut menjadi indikator krusial bahwa pembangunan ekonomi di provinsi penyangga ibu kota tersebut tidak lagi semata bergantung pada kucuran dana asing, melainkan makin diperkuat oleh geliat pelaku usaha nasional.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan keseimbangan investasi domestik dan asing ini merupakan sinyal positif ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan global.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya memastikan investasi di Jabar aman dan mudah sehingga dipercaya investor," kata Dedi.

Secara kumulatif, capaian Rp296,8 triliun tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia.

Angka ini setara dengan 109,9 persen dari target yang ditetapkan pemerintah, sekaligus mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 18,21 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp251,14 triliun.

Dedi menegaskan, lonjakan investasi ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ia membidik dampak riil berupa pembukaan lapangan kerja baru dan penguatan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar tercipta pemerataan pembangunan.

Untuk menjaga tren positif ini, Pemprov Jabar berkomitmen terus melakukan penyederhanaan birokrasi perizinan serta penguatan infrastruktur kawasan industri dan konektivitas antarwilayah.

Namun, Dedi memberikan catatan tebal bahwa derasnya arus modal masuk tidak boleh mengorbankan daya dukung ekologi. Pembangunan harus berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal.

"Jawa Barat terbuka bagi investasi, tetapi tetap berpijak pada kepentingan rakyat," ujarnya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.