Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kirim Spesialis Pertempuran Gunung, Kloter Pasukan Khusus Eropa Pertama Tiba Di Greenland

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 23:48 WIB | Oleh:

Radar AN/FPS-120, bagian dari sistem peringatan dini rudal balistik AS, di Greenland. 

Berdasarkan perjanjian 1951, Amerika Serikat dapat mendirikan pangkalan militer di Greenland, sesuatu yang juga masuk akal bagi Denmark, karena manfaatnya dari kemampuan AS untuk mempertahankan pulau itu.

Kehadiran militer Eropa yang baru di pulau itu bahkan lebih kecil, setidaknya untuk saat ini, tetapi dengan manuver yang lebih besar yang direncanakan di sana akhir tahun ini, itu bisa diatur untuk tumbuh. Denmark mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk meningkatkan jumlah pasukannya sendiri secara permanen berdasarkan pulau itu, dengan ini berpotensi didorong oleh penyebaran rotasi oleh sekutu lainnya, seperti dalam inisiatif serupa di wilayah Baltik.

Namun, nilai simbolis dari penyebaran pasukan Eropa awal tidak boleh didiskontokan sepenuhnya.

Tampaknya jelas bahwa manuver yang akan datang dimaksudkan untuk menyampaikan dua pesan.

Pertama, bahwa Eropa, bahkan di luar kerangka NATO, bermaksud untuk mempertahankan Greenland terhadap segala jenis agresi militer.

Kedua, Denmark, khususnya, menunjukkan kepada Amerika Serikat bahwa mereka menanggapi kritiknya tentang kapasitasnya yang terbatas untuk melindungi pulau itu.

Persis apa jenis manuver yang akan terjadi, dan pada skala apa, dan apa yang akan terjadi setelahnya, akan sangat bergantung pada kejatuhan pertemuan kemarin di Gedung Putih.

Salah satu hasil dari pertemuan itu, yang melibatkan AS Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Amerika Serikat Wakil Presiden JD Vance, Rasmussen, dan Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt, adalah rencana untuk membentuk kelompok kerja untuk membahas isu-isu yang berkaitan dengan pulau itu.

Untuk saat ini, Greenland tetap bersikeras bahwa ia tidak memiliki keinginan untuk diatur oleh, atau dimiliki oleh, Amerika Serikat. Masa depannya, kata pemerintah, tetap bersama Denmark dan NATO.

Tetapi selama Amerika Serikat terus mengawasi wilayah itu, semakin besar kemungkinan Denmark dan sekutu regionalnya akan bergerak untuk meningkatkan kehadiran militer mereka di sana. Persis berapa banyak militer mungkin akan diperlukan untuk menunjukkan kemampuan untuk secara efektif mempertahankan pulau, setidaknya di mata Gedung Putih, tidak diketahui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Satwa Liar Australia Mati M...

Lumpuh Total, Listrik di Seluruh Kuba Padam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.