Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelindo: 73 Kapal Pesiar Mewah Bakal Sandar di Pelabuhan Benoa Bali Tahun Depan

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelindo: 73 Kapal Pesiar Mewah Bakal Sandar di Pelabuhan Benoa Bali Tahun Depan Doc: Pelabuhan Benoa
Ket. Dua kapal pesiar jumbo sandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Sabtu (15/11/2025)

DENPASAR – Sebanyak 73 kapal pesiar mewah telah mendaftar untuk singgah di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, pada tahun 2026.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menyebutkan banyaknya kapal pesiar mewah yang telah mendaftar tersebut seiring dengan meningkatnya kapasitas sandar di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) itu.

"Dari sisi fasilitas dan layanan, kami siap menjadi markas pelabuhan pariwisata," kata General Manager Pelabuhan Benoa Anak Agung Gede Agung Mataram di Denpasar, Bali, Sabtu (15/11).

Peningkatan kapasitas kapal pesiar BMTH di Pelabuhan Benoa menarik minat operator kapal pesiar dunia melayani rute menuju Bali.

Pihaknya mencatat pada 2023, animo operator dunia semakin bertambah yakni ada 48 kali kunjungan dengan arus penumpang mencapai 78.241 orang.

Setahun berikutnya meningkat menjadi 56 kunjungan dengan 107.717 penumpang.

Sedangkan selama Januari hingga awal November 2025, sudah ada 49 kapal pesiar yang bersandar dengan 96.013 penumpang, dan total diperkirakan mencapai 66 kapal pesiar hingga akhir 2025.

Ada pun rute kapal pesiar yang singgah di Benoa, Bali itu melayani pelabuhan dunia di antaranya dari Australia, Selandia Baru, Singapura serta sejumlah kawasan di Asia Pasifik lainnya.

Saat ini, kapasitas terminal internasional mampu melayani proses debarkasi dan embarkasi sebanyak 3.000 orang dan fasilitas dermaga memiliki panjang 500 meter dari sebelumnya 150 meter.

Rencananya, pihaknya akan mengembangkan dermaga itu sehingga total memiliki total panjang 1.300 meter dan mampu disandari oleh empat kapal pesiar secara bersamaan.

Pada Februari 2025, dermaga tersebut sudah bisa disandari tiga kapal pesiar jumbo secara bersamaan.

Sementara itu, Kepala Sub Regional Bali Nusra Fariz Hariyoso mengatakan saat ini progres pengembangan infrastruktur BMTH sudah rampung 100 persen.

Saat ini, kata dia, sejumlah investor pun telah masuk dan mulai berinvestasi di BMTH sebagai salah satu proyek strategis nasional di Indonesia.

Ada pun investor itu yakni salah satu perusahaan bekerja sama dengan anak usaha BUMN tersebut dengan membangun pelabuhan marina di area pengembangan I BMTH.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.