Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bersukalah Warga Bekasi, Pemkab Bekasi Terus Mengaktifkan Kembali Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 19:47 WIB | Oleh:
Bersukalah Warga Bekasi, Pemkab Bekasi Terus Mengaktifkan Kembali Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Doc: ist
Ket. pemkab aktifkan jkn

BEKASI – Meski masih dilakukan secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mereaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Rabu, menyatakan jumlah warga terdampak penonaktifan kepesertaan PBI belum sepenuhnya terdata. Hingga Desember 2025 tercatat sekitar 77 ribu kepesertaan PBI dinonaktifkan.

Meski demikian pihaknya mengaku telah memiliki bank data terverifikasi dan tervalidasi secara faktual dengan jumlah lebih dari 400 ribu data sebagai dasar pelaksanaan reaktivasi. "Karena kami memiliki data yang sudah diverifikasi, kepesertaan PBI ini dapat diaktifkan kembali secara bertahap. Pada bulan ini sudah diaktifkan kembali sekitar 17 ribu peserta," katanya.

Diakuinya masih terdapat warga yang berada pada kategori Desil 6 dan belum masuk ke dalam Desil 1 hingga 5, meski secara kondisi ekonomi di lapangan tergolong tidak mampu. Pihaknya masih membuka ruang perbaikan dan pemutakhiran data melalui mal pelayanan publik, Dinas Sosial, maupun pemegang akun pendataan di tingkat desa, untuk mengatasi persoalan desil tersebut.

"Melalui proses validasi dan perbaikan data, desil kepesertaan itu bisa diturunkan. Saat ini setiap hari ada sekitar 40 sampai 50 data yang berhasil diturunkan desilnya," ucapnya. Pemerintah daerah menargetkan 700 ribu warga masuk dalam kepesertaan PBI melalui postur pembiayaan APBN. Target tersebut sebenarnya telah tercapai, namun terus dioptimalkan agar lebih banyak lagi warga tidak mampu yang dapat dibiayai negara.

"Apabila bisa mencapai 900 ribu peserta, maka beban pembiayaan melalui APBD akan semakin berkurang. Tetap ada porsi APBD, namun lebih kecil, sekitar 400 sampai 500 ribu peserta. Dengan demikian cakupan UHC (Universal Health Coverage) Kabupaten Bekasi tetap aman," katanya.

Alamsyah juga mengakui salah satu tujuan pengalihan peserta PBI adalah untuk meringankan beban pembiayaan daerah melalui penjaminan PBI JKN APBN, terlebih kuota pemerintah pusat masih memungkinkan menambah jumlah warga yang dialihkan. "Kuota kita masih bisa dan bisa dipublikasikan kepada masyarakat, bahwa Insya Allah, mereka yang di PBI pemda sebanyak 311.074 peserta itu bisa pindah," kata dia.

Mengacu data akhir tahun 2025, peserta PBI APBD Kabupaten Bekasi berjumlah 691.245 jiwa dengan kebutuhan anggaran Rp313,82 miliar. Pengalihan 311.074 peserta ke PBI APBN berpotensi menghemat Rp141,1 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.