Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ONIC Tumbang dari Team Spirit, Tiket Knockout M7 Kini di Ujung Tanduk

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 19:23 WIB | Oleh:
ONIC Tumbang dari Team Spirit, Tiket Knockout M7 Kini di Ujung Tanduk Doc: youtube.com/MPL Indonesia
Ket. Hasil tangkap layar - skema pemain tim Indonesia Onic saat bertanding melawan tim Eropa Timur Team Spirit pada babak Swiss Stage 4 M7 World Championship di Jakarta, Selasa (13/1).

JAKARTA - Tim Indonesia Onic harus menelan kekalahan dari wakil Eropa Timur, Team Spirit, pada babak Swiss Stage 3, di Jakarta, Selasa, menyisakan satu harapan untuk dapat lolos ke Knockout Stage kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang-Bang M7 World Championship.

Onic yang diperkuat oleh Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar tak mampu menghalau Team Spirit yang bermain dalam pertandingan berformat best of one tersebut.

"Pertandingan ini sangat penting, kami fokus mencari kemenangan tidak peduli siapa lawan kami," ujar salah seorang pemain Team Spirit, Sawo, setelah mengalahkan tim favorit tuan rumah, seperti disiarkan kanal resmi MPL Indonesia.

Pada awal gim, Onic bermain dominan dan mampu mengimbangi permainan agresif Team Spirit. Kairi bahkan mendapatkan turtle pertama, meskipun tim yang berbasis di Serbia itu mendapatkan first blood dari Lutpiii yang kemudian diikuti dengan eliminasi Kiboy.

Pertukaran poin eliminasi dibalas oleh Onic. Lutpiii kemudian mendapatkan Sawo, lalu Skylar mendapatkan Sunsetlover.

Point kill ketiga bagi Onic didapatkan oleh Lutpiii yang sukses mengeliminasi Kidbomba. Onic kemudian mendapatkan lord kedua dengan mulus.

Pertandingan sempat terjeda karena isu teknis. Team Spirit kemudian mengambil alih turtle ketiga, dan sejak saat itu mereka menjadi tak terbendung.

Team Spirit mulai mengumpulkan poin eliminasi lebih banyak. Kidbomba mampu menghentak mundur para pemain Onic untuk mengamankan lord pertama bagi tim Eropa Timur itu.

Dominasi Team Spirit semakin menjadi ketika berhasil mengamankan lord kedua, yang mulai memasuki base Onic pada menit ke-14.

Onic yang dalam mode bertahan mulai kehilangan Lutpiii yang menjadi target pertama Sawo dkk. Mereka kemudian dengan cepat melakukan wiped out untuk melumpuhkan base Onic.

Dengan hasil tersebut, Onic hanya memiliki sisa satu "nyawa" untuk bertahan di M7 World Championship. Tim berjuluk Landak Kuning itu mau tidak mau harus memenangi babak Swiss Stage 4 untuk dapat melaju ke babak Knockout Stage yang akan dimulai pekan depan.

Onic memenangi babak Swiss Stage 1 pada Sabtu pekan lalu dengan mengalahkan tim Turki Boostgate Esports. Namun, Sanz dkk kalah dari YG pada babak Swiss Stage 2 sehari kemudian.

Selain Onic, Indonesia memiliki Alter Ego yang telah lebih dulu mengamankan tempat di Knockout Stage dengan tiga kemenangan beruntun.

Perjalanan Alter Ego dalam mencapai babak Knockout Stage terbilang mulus. Nino dkk menumbangkan tim Filipina Aurora Gaming pada laga pembuka Sabtu pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.