Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Tren, KBLI Konten Kreator Dorong UMKM Digital Lebih Kompetitif

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Sekadar Tren, KBLI Konten Kreator Dorong UMKM Digital Lebih Kompetitif Doc: ANTARA/HO/Pexels
Ket. Ilustrasi kreator konten membuat konten edukatif sebagai bentuk bela negara masyarakat di era digital.

JAKARTA – Upaya mendorong daya saing UMKM digital menjadi langkah strategis dalam menghadapi transformasi ekonomi yang semakin berbasis teknologi.

Digitalisasi memungkinkan pelaku UMKM memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat branding melalui platform daring.

Namun, tantangan seperti literasi digital, akses pembiayaan, dan kemampuan adaptasi teknologi masih menjadi hambatan utama.

Karena itu, penguatan ekosistem digital melalui pelatihan, infrastruktur, dan kolaborasi dengan platform e-commerce menjadi kunci agar UMKM mampu bersaing secara lebih kompetitif di pasar domestik maupun global.

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Adiwarman Karim mengatakan masuknya pelaku usaha di ranah digital termasuk konten kreator dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, dapat menjadi peluang dalam mendorong daya saing UMKM digital agar semakin kompetitif.

"Kebijakan ini dapat mendorong daya saing UMKM digital secara global," kata Adiwarman di Jakarta, Jumat (19/6).

Ia mengatakan KBLI dalam dunia usaha biasanya digunakan untuk memantau produktivitas tiap segmen industri, selain itu juga untuk memetakan inovasi, penetapan gaji serta menyiapkan kebijakan yang berlaku bagi industri.

Dengan masuknya kategori kreator konten digital dalam KBLI di ekosistem ekonomi digital, transformasi dapat dilakukan untuk mempersiapkan dari ekonomi agraris ke industri lalu menjadi ekonomi digital.

"Ini penting untuk menyiapkan insentif bagi UMKM digital yang membutuhkan insentif berbeda dibandingkan UMKM biasa," katanya.

Wakil Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) ini mengatakan KBLI di sektor ekonomi digital ini juga dapat membantu pemerintah dalam memilah pertumbuhan dinamis yang terjadi dari UMKM digital atau dari UMKM tradisional, sehingga nantinya skema insentif akan menjadi lebih tepat sasaran.

Menurut Adiwarman, bisnis konten kreator saat ini memiliki dinamika persaingan (entry barrier) yang tidak terlalu tinggi, sehingga memungkinkan Indonesia dapat bersaing secara global dengan kemampuan teknologi yang setara.

Persaingan ini terdapat pada kreativitas dan kemampuan memahami preferensi pasar. Namun dengan populasi Indonesia yang besar, maka peluang konten kreator Indonesia berjaya di negara sendiri menurutnya juga memiliki peluang yang sangat besar.

Berdasarkan situs UMKM Indonesia, pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) telah meresmikan KBLI 2025 pada 17 Desember 2025, dan di dalamnya profesi content creator untuk pertama kalinya mendapat posisi hukum yang eksplisit sebagai kegiatan usaha.

Dalam aturan ini, sejumlah aktivitas di ekosistem kreator digital seperti kreator konten, influencer, YouTuber, hingga podcaster telah memiliki klasifikasi usaha yang jelas sehingga wajib melakukan penyesuaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.