Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir di Kota Serang Terus Meluas, Sebanyak 1.690 Jiwa Terdampak

25 Senin, 12 Jan 2026, 19:02 WIB | Oleh:
Banjir di Kota Serang Terus Meluas, Sebanyak 1.690 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Serang Terus Meluas, Sebanyak 1.690 Jiwa Terdampak Doc: antara foto
Ket. Banjir melanda Kota Serang, Banten.

SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, melaporkan dampak banjir dan cuaca ekstrem di wilayah tersebut terus meluas dengan total warga terdampak mencapai 1.690 jiwa hingga Senin (12/1) sore.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan, di Kota Serang, Senin, mengatakan berdasarkan data terbaru pukul 15.27 WIB bencana hidrometeorologi tersebut telah merendam 556 rumah warga dan memaksa 114 jiwa mengungsi.

"Total ada 532 Kepala Keluarga (KK) atau 1.690 jiwa yang terdampak. Sebanyak 114 jiwa diantaranya mengungsi karena ketinggian air yang signifikan," ujar Diat.

Diat merinci banjir terjadi di 22 titik kejadian yang tersebar di Kecamatan Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan.

Ketinggian air bervariasi dengan kondisi terparah di Lingkungan Pulo, Kecamatan Curug, dengan air mencapai ketinggian 105 centimeter.

Sementara untuk pengungsian, lanjut dia, konsentrasi terbesar berada di Kecamatan Walantaka (Komplek Grand Sutera) sebanyak 84 jiwa dan Kecamatan Cipocok Jaya (Kelurahan Panancangan) sebanyak 30 jiwa.

Banjir juga masih merendam fasilitas umum Pondok Pesantren Riyadul Barokah.

"Kondisi cuaca saat ini terpantau masih hujan dengan intensitas ringan. Kami terus melakukan evakuasi dan pendataan karena ada beberapa titik baru yang masih dalam proses asesmen," kata Diat Hermawan.

Selain banjir, kata dia, cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan enam kejadian pohon tumbang dan merusak tempat tinggal warga. BPBD mencatat terdapat 10 rumah rusak, baik ringan maupun berat, akibat tertimpa pohon atau roboh karena cuaca buruk.

Kerusakan rumah tersebar di Kecamatan Kasemen, Taktakan, Walantaka, dan Cipocok Jaya, dengan mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap dan dapur.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana dan pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang dan perubahan cuaca," ucap Diat Hermawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.