Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penduduk Produktif Jakarta Dominan Jadi Modal Pembangunan

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 01:15 WIB | Oleh:
Penduduk Produktif Jakarta Dominan  Jadi Modal Pembangunan Doc: istimewa
Ket. Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Jakarta, Denny Wahyu Haryanto

JAKARTA -Struktur demografi Jakarta menunjukkan bahwa kelompok usia produktif (15-64 tahun) mendominasi jumlah penduduk seampai 71,26 persen. “Kondisi ini menggambarkan potensi besar bonus demografi yang dapat menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi dan sosial Jakarta,” tandas Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, Senin (16/3).

Selain itu, data kependudukan juga menunjukkan bahwa sektor pekerjaan informal memiliki jumlah yang lebih besar dari sektor formal seperti aparatur sipil negara, TNI/Polri, maupun pegawai BUMN. “Kondisi ini mencerminkan dinamika struktur ketenagakerjaan Jakarta serta menunjukkan pentingnya peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin berkembang,” tambahnya.

Denny menyampaikan, data kependudukan yang akurat menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan serta penyelenggaraan pelayanan publik di Jakarta. “Dengan data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan pemerintah dapat disusun lebih tepat sasaran dan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,” ucap Denny.

Lebih jauh Denny menjelaskan, dominasi penduduk usia produktif merupakan potensi besar bagi Jakarta untuk terus meningkatkan produktivitas dan daya saing sebagai kota global. Menurutnya, dalam mendukung program Pemerintah Digital dan penguatan Satu Data Indonesia, identitas kependudukan juga terus bertransformasi ke arah digital. Ini dilakukan melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang penyelenggaraannya diatur dalam Permendagri Nomor 72 Tahun 2022.

Denny menyampaikan, program Pemerintah Digital sendiri menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mendorong transformasi layanan publik berbasis teknologi guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, terutama dalam menghadirkan pelayanan yang lebih adil, inklusif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Identitas Kependudukan Digital memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan karena dokumen kependudukan dapat disimpan secara digital di ponsel. Selain lebih praktis, IKD juga memiliki sistem keamanan yang kuat sehingga data penduduk tetap terlindungi,” jelasnya. Denny menegaskan, Dinas Dukcapil Provinsi Jakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, akurat, dan gratis melalui berbagai inovasi layanan digital.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan Dukcapil yang semakin mudah diakses oleh masyarakat melalui konsep Dukcapil dalam Genggaman,” katanya. Dia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap peristiwa penting dalam kehidupan, mulai dari kelahiran, perkawinan, perubahan data, hingga kematian kepada Dukcapil.

“Karena setiap fase kehidupan memiliki dokumen kependudukan yang penting untuk memastikan hak-hak warga negara terpenuhi,” tandasnya. Sementara itu, berdasarkan Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk Jakarta tercatat sebanyak 10,8 juta jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.