Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudan Kian Suram: 21 Juta Orang Terancam Kerawanan Pangan Akut

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 23:05 WIB | Oleh:
Sudan Kian Suram: 21 Juta Orang Terancam Kerawanan Pangan Akut Doc: AFP

KHARTOUM - Sekitar 9,3 juta orang di Sudan masih berstatus pengungsi internal, sementara lebih dari 4,3 juta lainnya telah melarikan diri ke luar negeri dan menimbulkan tekanan besar terhadap negara-negara tetangga Sudan, demikian data terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Badan-badan PBB kembali menegaskan gambaran suram tersebut saat Sudan memasuki 1.000 hari konflik.

Mereka menggambarkan situasi di negara itu sebagai krisis kelaparan terbesar di dunia, keadaan darurat pengungsian terbesar yang masih berlangsung, serta tingginya jumlah warga sipil yang tewas, terluka, dan mengalami cacat permanen.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa Sudan telah terjerumus ke dalam salah satu krisis kemanusiaan terburuk pada abad ini, dengan lebih dari 21 juta orang mengalami kerawanan pangan akut. Ant/WAFA-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.