Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangsel Banten Bayar Rp90 juta untuk Buang Sampah ke Cileungsi

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 07:37 WIB | Oleh:
Pemkot Tangsel Banten Bayar Rp90 juta untuk Buang Sampah ke Cileungsi Doc: (ANTARA/Azmi Samsul
Ket. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan.

Tangerang Selatan -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengklaim pembuangan sampah sebanyak 200 ton ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang dikelola PT Aspex Kumbong di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan membayar Rp90 juta per hari.

"Kuotanya 200 ton, dengan retribusi sebesar Rp 450 ribu. Ya (per ton)," ungkap Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Jumat.

Ia menjelaskan, melalui kerjasama bisnis pengolahan sampah dengan PT Aspex Kumbong yang berlokasi di Jalan Raya Narogong, Cileungsi ini disepakati pembayaran retribusi oleh Pemkot Tangsel sebesar Rp90 juta per harinya.

Langkah ini, kata Pilar, juga telah diketahui oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai upaya penanganan jangka pendek agar sampah tidak menumpuk di ruang publik.

"Sambil menunggu proses pembangunan di TPA Cipeucang, kami melakukan kerjasama antar daerah. Sama halnya yang dilakukan DKI Jakarta dengan Bekasi dan ini sebetulnya sudah biasa. Namun, kami ada batasnya karena ini tidak mungkin terus menerus. Dan untuk sekarang kerjasama pengelolaan sampah bukan dengan Cileungsi tetapi dengan perusahaan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, disamping menunggu pelaksanaan pembangunan fasilitas mesin pencacah sampah di TPA Cipeucang, Serpong. Maka, Pemkot Tangsel harus punya lahan 5.000 meter persegi dan itu harus melalui kerjasama antar sektor termasuk masyarakat sekitar.

"Sekarang belanja lahan juga kan masyarakat ada proses. Belanja lahan itu tidak serta merta sekarang beli besok buang," jelasnya.

Selain itu, untuk rencana proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Cipeucang membutuhkan lahan seluas 5 hektare. Maka solusi jangka pendek sampah di Tangsel dibuang sementara ke wilayah Cileungsi melalui kerjasama bisnis dengan perusahaan setempat.

"Tapi ada batasnya dong. Kita cari kerja sama yang paling efektif, efisien mana yang paling menguntungkan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.