Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Stunting di Papua Tengah Masih Tinggi, Pemerintah Ajak Semua Pihak Bergerak

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 04:00 WIB | Oleh:
Kasus Stunting di Papua Tengah Masih Tinggi, Pemerintah Ajak Semua Pihak Bergerak Doc: ANTARA/HO-Humas Setda Pemprov Papua Tengah
Ket. Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley.

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengajak semua pihak berkolaborasi menekan angka stunting. Penanganan lintas sektor dinilai penting karena gizi sejak masa kehamilan sangat menentukan tumbuh kembang anak.

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley dalam siaran pers diterima di Jayapura, Kamis (11/9), mengatakan penanganan stunting merupakan perhatian lintas sektor tidak hanya oleh Dinas Kesehatan, terutama dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan balita.

"Sebab kualitas gizi sejak masa kehamilan akan menentukan tumbuh kembang serta kesehatan anak yang dilahirkan," katanya.

Dia menjelaskan keberhasilan dalam upaya penurunan stunting di Papua Tengah ditentukan oleh kebersamaan, baik pemerintah maupun instansi terkait lainnya.

"Jika hanya dilakukan oleh satu instansi maka penanganan stunting tidak berjalan maksimal sehingga dibutuhkan lintas sektor, lintas agama, dan lintas budaya," ujarnya.

Dia menjelaskan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting yang dilakukan saat ini merupakan kesempatan yang tepat untuk semua pihak bersama-sama dan berkomitmen dalam menekan kasus stunting.

"Kami semua harus saling mendukung sehingga upaya percepatan stunting di Papua Tengah bisa tercapai," katanya.

Dia mengatakan falsafah lokal Papua yaitu "Satu Tungku Tiga Batu" merupakan simbol dalam penanganan stunting.

"Filosofi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga," ujarnya.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) prevalensi stunting di Papua Tengah hingga Desember 2024 11,58 persen atau turun 0,2 persen dari tahun sebelumnya yang 11,76 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Dugaan Adanya Mafia BBM yan...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Diprakirakan ...
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.