Sampah Pasar Induk Kramat Jati Menggunung, Sudin LH Jaktim Targetkan 5 Hari Tuntas
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 11:35 WIB | Oleh: Tim PenulisDia menyebutkan tingginya volume sampah harian itu tidak sebanding dengan jumlah armada pengangkut yang tersedia.
Setiap hari, Pasar Induk Kramat Jati menghasilkan sampah dalam jumlah besar, yakni berkisar antara 120 hingga 150 ton.
Volume tersebut berasal dari aktivitas perdagangan yang berlangsung selama hampir 24 jam, mulai dari lapak pedagang hingga area bongkar muat.
Setelah sampah dikumpulkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS), pihak pengelola pasar kemudian berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta untuk proses pengangkutan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sayangnya, keterbatasan jumlah armada menjadi kendala utama dalam proses tersebut.
Menurut Agus, idealnya diperlukan sekitar 12 hingga 15 armada pengangkut sampah setiap hari untuk mengangkut seluruh sampah yang dihasilkan Pasar Induk Kramat Jati.
Namun pada praktiknya, jumlah armada yang dapat disediakan oleh Sudin LH Jakarta Timur hanya sekitar delapan unit per hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keterbatasan armada tersebut mengakibatkan tidak seluruh sampah dapat terangkut setiap hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!