Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Kamboja yang Didirikan Bos Scamming Chen Zhi Dilikuidasi

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Kamboja yang Didirikan Bos Scamming Chen Zhi Dilikuidasi Doc: CNA/Prince Group
Ket. Chen Zhi adalah pendiri dan ketua Prince Holding Group di Kamboja.

PHNOM PENH - Sebuah bank Kamboja yang didirikan oleh bos penipuan, Chen Zhi yang telah didakwa oleh Amerika Serikat dan diekstradisi ke Tiongkok, diperintahkan untuk dilikuidasi pada Kamis (8/1), kata bank sentral Kamboja.

Prince Bank "telah ditempatkan di bawah likuidasi sesuai dengan hukum Kerajaan Kamboja," kata bank sentral dalam sebuah pernyataan. Bank tersebut "ditangguhkan dari menyediakan layanan perbankan baru, termasuk menerima simpanan dan memberikan kredit".

Kamboja mengatakan telah mengekstradisi ke Tiongkok seorang pengusaha miliarder yang dituduh sebagai dalang penipuan mata uang kripto besar-besaran di mana pekerja yang diperdagangkan dipancing ke kamp kerja paksa untuk menipu korban di seluruh dunia.

Menurut laporan BBC, Chen Zhi termasuk di antara tiga warga negara Tiongkok yang ditangkap pada 6 Januari setelah penyelidikan gabungan atas kejahatan transnasional yang berlangsung selama beberapa bulan, kata Kamboja.

AS mendakwa pria berusia 37 tahun yang lahir di Tiongkok tenggara pada Oktober lalu karena menjalankan aksi penipuan online dari Kamboja yang menurut AS telah mencuri miliaran dolLar dalam mata uang kripto.

Jaksa AS mengatakan itu adalah salah satu penangkapan keuangan terbesar dalam sejarah dan penyitaan bitcoin terbesar yang pernah ada.

Di masa lalu, grup yang berbasis di Kamboja ini telah membantah keterlibatannya dalam penipuan. Situs webnya menyatakan bisnisnya meliputi pengembangan properti, dan layanan keuangan dan konsumen.

Sejak Chen Zhi didakwa oleh AS atas tuduhan penipuan dan pencucian uang pada bulan Oktober, keberadaannya tidak jelas.

Namun pada hari Rabu (7/1), pihak berwenang Kamboja mengatakan telah "menangkap tiga warga negara Tiongkok yaitu Chen Zhi, Xu Ji Liang, dan Shao Ji Hui dan mengekstradisi [mereka] ke Republik Rakyat Tiongkok". Pernyataan kementerian dalam negeri tidak menyebutkan di mana Chen Zhi ditahan.

Kewarganegaraan Kamboja-nya telah dicabut oleh dekrit kerajaan bulan lalu, tambah pernyataan itu. Taipan yang misterius itu telah melepaskan kewarganegaraan Tiongkok-nya dan menjadi warga negara Kamboja pada tahun 2014.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.