Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendidik Gen-Z dan Alpha, Psikolog Saran Orang Tua Perlu Bijak Teknologi Digital

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 21:11 WIB | Oleh:
Mendidik Gen-Z dan Alpha, Psikolog Saran Orang Tua Perlu Bijak Teknologi Digital Doc: ANTARA/HO-Kemendukbangga/BKKBN
Ket. Psikolog Tina Afiatin (depan, paling kiri) dalam Rapat Terbuka Senat Fakultas Psikologi UGM, Kamis (8/1), di Yogyakarta. .

JAKARTA - Psikolog Universitas Gajah Mada (UGM), DI Yogyakarta, Tina Afiatin mengatakan orang tua perlu menjadi bijak digital dalam mendidik generasi Z dan generasi Alpha, mengingat kedua generasi tersebut mendominasi penggunaan internet di Indonesia, mencapai 229,4 juta jiwa.

"Dalam mendidik generasi digital, kita harus menjadi bijak digital, bukan digital immigrant yang resisten terhadap perubahan, dan bukan pula digital native yang naif terhadap risiko, melainkan individu yang bijaksana dalam memanfaatkan teknologi untuk kemajuan yang lebih bermartabat," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 80,66 persen atau sekitar 229,4 juta jiwa, yang didominasi pengguna dari Generasi Z, Generasi Y, dan Generasi Alpha.

Tina juga mengemukakan, transformasi digital memang membawa manfaat luar biasa, tetapi juga berisiko jika tidak dikelola secara bijak. Oleh karena itu, diperlukan sinergi eko-sistemik yang terencana, berkelanjutan, dan saling menguatkan antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan media.

Ia juga memaparkan sejumlah tantangan perkembangan individu yang muncul di era digital, di antaranya perubahan pola perkembangan kognitif, dinamika sosio-emosional, proses pembentukan identitas diri, serta paparan konten tidak sehat dan berbagai risiko online yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan karakter anak.

"Dalam konteks ini, keluarga perlu ditempatkan sebagai basis utama perkembangan individu. Perlu juga ada transformasi pola pengasuhan dari pendekatan kontrol menuju kolaborasi, penguatan resiliensi keluarga, serta peran strategis ayah dalam pengasuhan digital," ujar dia.

Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan komitmen Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dalam memperkuat fungsi keluarga melalui berbagai program pembangunan keluarga dan pengasuhan berbasis siklus kehidupan.

"Sinergi adalah kunci, bukan dalam arti menyeragamkan, melainkan menyatukan peran dengan tetap menjaga karakter dan otonomi masing-masing keluarga," ucap Tina. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Habis, Termasuk Royal Box!

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Habis, Termasuk Royal Box!

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.