Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komuter Listrik Surabaya Raya: Pembangunan Koridor Stasiun Gubeng - Sidoarjo Dimulai 2027 dengan Double Track

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Komuter Listrik Surabaya Raya:  Pembangunan Koridor Stasiun Gubeng - Sidoarjo Dimulai 2027 dengan Double Track Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengkonfirmasi groundbreaking tahap pertama Kereta Rel Listrik Surabaya Regional Railway Line (SRRL) akan dimulai tahun 2027 untuk koridor Stasiun Gubeng Surabaya - Stasiun Sidoarjo.

SURABAYA - Tahap pertama pembangunan proyek Kereta Rel Listrik  masa depan untuk kawasan Surabaya Raya (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan), Surabaya Regional Railway Line (SRRL) akan dimulai tahun 2027.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur,  Nyono, mengatakan, ada beberapa segmen yang dikerjakan dalam SRRL. Untuk tahap pertama, akan dibahas mengenai pembangunan di segmen 1A dan 1B dengan anggaran awal mencapai 5,4 triliun rupiah. 

"Ini proyek pusat percontohan enam kota besar terkait public transport green eneegy yang akan didanai pinjaman lunak dari Jerman. Untuk Surabaya Raya akan lebih agresif, dengan kontrak fisik pertama akan dikerjakan tahun 2027 atau 2028 untuk koridor 1A yaitu Stasiun Gubeng Surabaya-Wonokromo-Sidoarjo," ujarnya usai mengikuti pertemuan dengan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya (9/1).

Nyono menjelaskan, desain proyek yang semula direncanakan dengan mengadopsi konsep elevated track (jalur di atas) akan dirubah untuk koridor Surabaya- Sidoarjo menggunakan jalur ganda atau double track. 

"Nanti jalur SRRL akan memanfaatkan lahan KAI berdampingan dengan rel Existing (jalur sudah yang ada), entah nanti di sisi kanan atau kirinya. Sedangkan desain elevated nanti untuk proyek LRT  (Light Rail Transit) dengan Inggris,” ungkapnya. 

Menurutnya, rancangan DED (Detail Engineering Design) untuk koridor 1A dan 1B ini akan ditandatangani oleh dirjen perkeretapian kementrian perhubungan akhir bulan ini. 

Sedangkan segmen 1B yang meliputi rute pendek Stasiun Gubeng- Stasiun Pasar Turi Surabaya, lanjutnya, akan dikerjakan kemudian karena menunggu relokasi dan proses ganti untung bagi warga yang menempati lahan KAI tersebut. 

Nyono menjelaskan, proyek koridor 1A didahulukan pengerjaannya karena pertimbangan kepadatan arus perpindahan orang Surabaya-Sidoarjo saat ini yang sudah mencapai 300 ribu penumpang per hari. 

"Setelah itu baru dikerjakan segmen dua, dari Stasiun Pasar Turi Surabaya ke Stasiun Babat Lamongan, ini sudah termasuk Gresik, dengan arus perpindahan 250 orang per hari. Nanti koridor ketiga Stasiun Wonokromo-Sidoarjo-Mojokerto," tuturnya.

Dia menambahkan,  seluruh proyek SRRL Surabaya Raya akan didanai oleh APBN yang memanfaatkan pinjaman lunak dari 

bank pembangunan milik Jerman, Kreditanstalt für Wiederaufbau (Kfw).

"Nanti APBD Jatim akan digunakan untuk membenahi perlintasan-perlintasan sebidang yang mungkin harus dimundurkan dan ssbagainya, nanti dari kita," tutupnya. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah berharap proyek SRRL dapat memenuhi  

kebutuhan transportasi yang cepat, bebas polusi dan murah untuk warga di kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wagub DKI Siapkan SDM AI un...
Daerah
Kalbar Sambut Kepulangan 1....
Ekonomi
TKDN Tidak Sesuai, APJIPMI ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.