Jalur Pendakian Gunung Papandayan Longsor, Pendaki Diminta Waspada dan Lewat Jalur Lain
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 19:40 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
GARUT - Kepolisian Resor (Polres) Garut bersama petugas terkait mengecek langsung jalur pendakian yang terdampak longsor di kawasan Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), memastikan tidak ada pendaki yang terdampak dan selanjutnya gotong royong mengevakuasi material longsoran.
"Kita sudah melakukan pengecekan lokasi longsor, dan dipastikan aman, kami juga gotong royong melakukan evakuasi material longsoran," kata Kepala Polsek Cisurupan AKP Masrokan usai meninjau daerah yang terdampak longsor di jalur pendakian Gunung Papandayan, Garut, Jumat (9/1).
Ia menuturkan jajarannya bersama TNI, masyarakat dan pengelola wisata telah melakukan upaya untuk menanggulangi daerah yang terdampak longsor agar tidak mengganggu jalur pendakian.
Jalur tersebut, kata dia, merupakan arah ke kawasan perkemahan Pondok Saladah dan Gober Hut yang saat ini bagi pendaki disarankan untuk tidak melewati maupun mendekati titik lokasi longsor karena khawatir terjadi longsor susulan.
"Disarankan jangan lewat di area longsor karena tanah masih labil," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan kejadian longsor diketahui terjadi, Kamis (8/1) sekitar pukul 15.30 WIB dengan ketinggian tebing mencapai kurang lebih 100 meter dan material longsoran berupa tanah serta batu menutup jalur pendakian dengan lebar sekitar 100 meter persegi.
Petugas gabungan, kata dia, mengevakuasi material longsor secara gotong royong dengan melibatkan sekitar 100 orang dari kalangan masyarakat setempat, dibantu personel Polsek Cisurupan, Koramil 1115 Cisurupan, petugas KSDA Wilayah V Kabupaten Garut, serta pihak pengelola kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan.
Masrokan menyampaikan, jajarannya juga melakukan patroli mengingatkan kepada pengunjung untuk selalu hati-hati, waspada, dan mematuhi arahan petugas di kawasan Gunung Papandayan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kehadiran aparat di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan serta mempercepat pemulihan akses jalur pendakian," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!