Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Masih Tertekan, 6 Februari 2026

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Rupiah Masih Tertekan, 6 Februari 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah diperkirakan masih me­lanjutkan pelemahannya dalam perdagangan akhir pekan ini. Pergerakan rupiah masih terbebani sentimen dari da­lam negeri mulai dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan penyesuaian indeks untuk pa­sar saham Indonesia hingga kekhawatiran pelebaran defi­sit fiskal. 

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat rupiah masih rawan pelemahan karena terbebani masalah domestik seperti MSCI-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan defisit fiskal. Selain itu, investor menantikan data cadangan devisa (cadev) Indonesia.

Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah ter­hadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antar­bank, Jumat (6/2) bergerak di kisaran 16.750 – 16.900 ru­piah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di Jakarta, Kamis (5/2), bergerak melemah 65 poin atau 0,39 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.842 rupiah per dollar AS. “Pelemahan rupiah dipengaruhi sikap hati-hati pelaku pasar atas arah kebijak­an moneter AS (Amerika Serikat),” ujar Research and Deve­lopment Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva di Jakarta.

Taufan menerangkan bahwa ekspektasi suku bunga The Fed yang masih relatif tinggi membuat aset berbasis dollar tetap menarik, sehingga menekan mata uang negara ber­kembang, termasuk rupiah.

Melihat sentimen domestik, sentimen pasar berasal dari rilis pertumbuhan dan stabilitas makro. Badan Pusat Statistik (BPS) baru melaporkan bahwa perekonomian In­donesia tumbuh 5,11 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) sepanjang 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.