Banyumas Ikut-ikutan Swasembada Beras. Sekadar Latah?
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 16:16 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaTerkait dengan pengadaan cadangan pangan pemerintah tahun 2026, dia mengatakan Bulog Banyumas masih menunggu penugasan resmi dari pemerintah.
Akan tetapi, kata dia, pemerintah berharap Bulog dapat menyerap hingga 4 juta ton setara beras secara nasional serta membuka peluang ekspor beras seperti yang dilakukan pada 2025.
‘Ketika Indonesia mencapai swasembada, dampaknya terasa secara global. Harga beras dunia turun hampir 40 persen, dari sekitar 600 dolar AS menjadi sekitar 334 dolar AS per ton," katanya.
Selain komoditas beras, kata dia, Bulog Cabang Banyumas pada tahun 2025 juga telah menyerap jagung lebih dari 32 ton dengan kadar air 14 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, jagung tersebut telah disalurkan pada Desember 2025 melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan kepada asosiasi peternak ayam di wilayah Banyumas Raya, khususnya di Kabupaten Purbalingga.
"Harga jagung tersebut Rp5.000 per kilogram dari Bulog dan maksimal Rp5.500 per kilogram hingga ke kandang peternak," kata Prawoko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!