Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tegas! Pemerintah Pastikan Tidak Ada Impor dan Siap Salurkan SPHP Jagung 500 Ribu Ton di 2026

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tegas! Pemerintah Pastikan Tidak Ada Impor dan Siap Salurkan SPHP Jagung 500 Ribu Ton di 2026 Doc: istimewa
Ket. Serapan jagung produksi dalam negeri yang merupakan penugasan Bapanas ke Bulog sepanjang tahun 2025 telah tercapai 101 ribu ton. Daerah yang memiliki sarapan jagung tertinggi antara lain Nusa Tenggara Barat, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat

BEKASI – Performa produksi jagung nasional selama tahun 2025 yang menuai predikat surplus terhadap kebutuhan konsumsi merupakan hasil dari kolaborasi apik. Pemerintah terus berupaya mendahulukan kepentingan petani jagung dalam negeri dengan kembali meniadakan importasi di 2026.

Untuk memastikan itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Amran Sulaiman menuturkan peran Perum Bulog sangat krusial. Menurut Amran, tingkat serapan jagung produksi dalam negeri oleh Bulog dapat memberikan implikasi di kemudian hari.

"Jadi Bulog harus siap, karena hadir seluruh Indonesia, harus siap dari sekarang. Yang harus diperhatikan nanti adalah serapannya. Serapan bermasalah, dampaknya tahun depannya," tutur Amran saat berdialog dengan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Heriyadi (Titiek Soeharto) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1).

Adapun serapan jagung produksi dalam negeri yang merupakan penugasan Bapanas ke Bulog sepanjang tahun 2025 telah tercapai 101 ribu ton. Daerah yang memiliki sarapan jagung tertinggi antara lain Nusa Tenggara Barat, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.

Berkat stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang sepenuhnya bersumber dari produksi dalam negeri itu, sebanyak 51,2 ribu ton telah tersalurkan lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ini merupakan penugasan Bapanas ke Bulog yang menyasar kepada 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi.

Sementara untuk pelaksanaan SPHP jagung pakan di 2026 ini, Bapanas tengah mempersiapkannya. Targetnya selama setahun ditetapkan sebanyak 500 ribu ton sebagaimana hasil rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan (29/12/2025).

Sasaran penerima menyasar ke peternak ayam layer skala mikro, kecil, dan menengah karena mempunyai tingkat kebutuhan jagung pakan yang tinggi. Peternak telur diperkirakan membutuhkan 91 persen jagung pakan dari kebutuhan pakannya. Sementara peternak ayam di kisaran 60 sampai 65 persen membutuhkan jagung pakan.

Stok CJP yang ada di Bulog awal Januari ini berada di angka 45 ribu ton. Untuk itu, Bulog harus mampu melakukan penambahan stok dari produksi jagung dalam negeri. Ini karena sekali lagi pemerintah telah memutuskan tidak ada impor untuk jagung pakan, benih, dan rumah tangga di tahun 2026.

"Dari kemarin sudah disampaikan, tidak ada impor jagung khusus pakan. Ini karena bahkan kita sudah ekspor, ekspor di Kalimantan ke Malaysia, juga kita ekspor ke Filipina. Dari NTB dari Gorontalo. Jadi ada 3 tempat dan Bapak Presiden lepas langsung," ungkap Kepala Bapanas Amran Sulaiman.

Keterlibatan polri

Pencapaian produksi jagung yang mengalami peningkatan pada tahun 2025 juga atas kerja keras dari Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hasil panen jagung yang pihaknya sokong mencapai 3,5 juta ton.

"Di bidang jagung, hasil panen kita berada di antara 3,4 juta sampai dengan 3,5 juta. Harapan kami, ini bisa mendorong untuk bisa tercapainya swasembada pangan, khususnya jagung yang menjadi atensi Bapak Presiden," ucap Listyo.

"Harapan kita juga, cadangan kita juga tercukupi, kebutuhan pasar baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi. Cadangan Bulog juga bisa tercukupi dan sisanya bisa kita ekspor," tambah Kapolri.

Sementara, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menaruh apresiasinya terhadap peningkatan produksi jagung yang juga menghasilkan surplus terhadap konsumsi. Ia mengatakan ada keterlibatan Polri hingga 20 persen di balik pencapaian itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.