Kota Mataram Tekan 60 Persen Sampah Organik Lewat Tempah Dedoro, Tangsel Bisa Menirunya
📅 Kamis, 08 Jan 2026, 19:05 WIB | Oleh: Sriyono"Apalagi tahun depan, TPST Kebon Talo Ampenan juga ditargetkan mulai beroperasi," katanya.
Denny menambahkan, sistem pengolahan sampah melalui "tempah dedoro" itu dibuat dengan menggunakan buis beton dan penutup serta diberi lubang untuk membuang sampah organik dan bisa menjadi tempat untuk bersantai.
Melalui wadah tersebut, masyarakat bisa mengolah sampah organik secara mandiri di rumah atau lingkungan masing-masing.
Sementara untuk menghilangkan aroma dari sampah organik dan sisa makanan, masyarakat bisa menyemprotkan cairan EM4 sekaligus mempercepat penguraian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan air bekas cuci beras yang mudah didapatkan.
"Setelah sampah organik terurai, masyarakat bisa panen kompos sebagai pupuk alami untuk tanaman," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!