Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbuh Tapi Loyo! Kinerja Penjualan Eceran Maret 2026 Melemah

📅 Senin, 13 Apr 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tumbuh Tapi Loyo! Kinerja Penjualan Eceran Maret 2026 Melemah Doc: ANTARA/ Bayu Pratama S
Ket. Pengunjung memilih baju batik di Pasar Grosir Batik Setono, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026).

JAKARTA – Prakiraan melemahnya kinerja penjualan eceran mencerminkan adanya penurunan daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Kenaikan harga kebutuhan pokok serta beban biaya hidup yang meningkat membuat konsumen cenderung menahan belanja, khususnya untuk barang non-esensial.

Kondisi ini berdampak langsung pada perlambatan pertumbuhan sektor ritel yang selama ini bergantung pada konsumsi domestik.

Di sisi lain, sikap hati-hati masyarakat juga dipengaruhi oleh ekspektasi ekonomi ke depan yang belum sepenuhnya stabil.

Jika tren ini berlanjut, pelaku usaha ritel berpotensi menghadapi tekanan pada margin dan strategi penjualan, sehingga diperlukan inovasi promosi dan efisiensi operasional untuk menjaga kinerja di tengah pelemahan permintaan.

Bank Indonesia (BI) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Maret 2026 tetap tumbuh, yang tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) diprediksi tumbuh sebesar 2,4 persen (year on year/yoy).

Prakiraan IPR tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 6,5 persen (yoy).

"Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan kelompok suku cadang dan aksesori; kelompok makanan, minuman, dan tembakau; serta kelompok barang budaya dan rekreasi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 9,3 persen (month to month/mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 4,1 persen (mtm).

Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama kelompok peralatan informasi dan komunikasi; kelompok bahan bakar kendaraan bermotor; dan subkelompok sandang sejalan dengan peningkatan permintaan rumah tangga selama periode perayaan hari besar keagamaan nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

Mengenai realisasi pada Februari 2026, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 6,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan IPR Januari 2026 sebesar 5,7 persen (yoy).

Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok, terutama kelompok suku cadang dan aksesori; kelompok makanan, minuman, dan tembakau; dan subkelompok sandang.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 tumbuh sebesar 4,1 persen (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada pada fase kontraksi sebesar 2,7 persen (mtm).

Peningkatan tersebut didukung oleh kinerja penjualan kelompok suku cadang dan aksesori; kelompok makanan, minuman, dan tembakau; serta subkelompok sandang sejalan dengan kenaikan permintaan masyarakat saat periode Ramadan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.