Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Tengah Ketegangan Isu Greenland, Menlu AS Temui Denmark

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Tengah Ketegangan Isu Greenland, Menlu AS Temui Denmark Doc: Antara
Ket. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio.

Washington - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio, Rabu (7/1), mengatakan akan bertemu para pejabat Denmark pekan depan, setelah Denmark meminta perundingan di tengah meningkatnya ketegangan menyusul ancaman Presiden Donald Trump terkait Greenland.

“Saya tidak berada di sini untuk membahas Denmark atau intervensi militer. Saya akan bertemu mereka pekan depan. Pembicaraan tersebut akan kami lakukan saat itu,” ujar Rubio kepada wartawan di Capitol Hill ketika ditanya mengenai kemungkinan intervensi militer di Greenland.

Ia menambahkan bahwa ketertarikan Trump terhadap Greenland bukanlah hal baru.

Menurut Rubio, presiden telah mengangkat isu tersebut sejak masa jabatan pertamanya, dan pemerintahan Amerika Serikat sebelumnya juga pernah mengkaji bagaimana cara memperoleh Greenland.

Pernyataan itu disampaikan seiring dengan sikap pemerintahan Trump yang menyatakan sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk memperoleh Greenland, termasuk kemungkinan langkah militer, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan Gedung Putih.

“Presiden dan timnya sedang membahas berbagai opsi untuk mencapai tujuan kebijakan luar negeri yang penting ini, dan tentu saja penggunaan militer Amerika Serikat selalu menjadi salah satu opsi yang berada dalam kewenangan Panglima Tertinggi,” kata Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.

Sehari setelah operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, Trump pada Minggu kembali menyerukan pengambilalihan Greenland demi kepentingan keamanan nasional.

“Kami membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya,” kata Trump ketika ditanya mengenai kemungkinan langkah Amerika Serikat terhadap Greenland.

Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark dan berulang kali menolak berbagai usulan yang mengarah pada pemindahan kedaulatan kepada Amerika Serikat.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen sebelumnya mendesak Trump untuk menghentikan ancaman tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.