UMY Perluas Ruang Hijau Kampus sebagai Bagian Strategi Keberlanjutan Lingkungan
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 17:55 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. umy.ac.id
BANTUL - Isu keberlanjutan lingkungan di lingkungan perguruan tinggi kian mendapat perhatian seiring meningkatnya tekanan ekologis di kawasan perkotaan. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merespons tantangan tersebut dengan memperluas ruang hijau kampus melalui program donasi tanaman yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si. mengatakan, program donasi tanaman merupakan bagian dari kebijakan institusional universitas dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam tata kelola kampus. Program ini juga menjadi indikator kinerja utama sekaligus bagian dari agenda kepemimpinan UMY dalam penguatan konsep green campus.
“UMY mendukung penuh upaya menjadi green campus. Salah satu bentuk konkretnya adalah program donasi tanaman, yang dapat berasal dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat di luar UMY,” ujar Dyah Mutiarin saat ditemui di Ruang Rektorat Gedung AR A, Rabu (7/1).
Ia menjelaskan, sejak dijalankan, program tersebut mendapat respons dari berbagai pihak. Donasi bibit tanaman tidak hanya datang dari internal kampus, tetapi juga dari masyarakat yang melihat pentingnya keterlibatan publik dalam upaya penghijauan kawasan pendidikan.
Beragam jenis tanaman telah diterima dan ditanam, mulai dari tanaman buah hingga tanaman produktif. Di antaranya matoa, kepel, alpukat, nanas, kelengkeng, kedondong, berbagai varietas mangga, hingga anggur. Pihak universitas bahkan secara aktif menjemput tanaman donasi untuk memastikan proses penanaman dapat segera dilakukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penanaman difokuskan pada area kampus yang memiliki fungsi ekologis strategis dan pencahayaan yang memadai. Sejumlah lokasi yang telah dimanfaatkan antara lain kawasan kolam di belakang Masjid Ahmad Dahlan, area pintu gerbang selatan Sportorium, jalur menuju greenhouse, serta area sekitar kantong parkir dan pusat aktivitas mahasiswa.
“Sementara ini fokus penanaman masih di lingkungan kampus. Hal ini penting karena keberagaman jenis pohon menjadi salah satu indikator utama dalam mewujudkan green campus yang berkelanjutan,” jelasnya.
Dyah Mutiarin menilai, keberadaan vegetasi yang beragam tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga memiliki peran ekologis dan sosial. Tanaman produktif di lingkungan kampus diharapkan dapat menciptakan ruang belajar yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kualitas interaksi warga kampus.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami ingin menambah rasa kebahagiaan civitas academica. Nantinya mahasiswa dapat ikut merasakan manfaatnya, termasuk memanen buah bersama, sekaligus berkontribusi dalam upaya pengurangan emisi karbon,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan ruang hijau juga diarahkan untuk membangun keterikatan emosional mahasiswa dengan lingkungan kampus. Dengan suasana yang lebih nyaman dan ramah, kampus diharapkan tidak sekadar menjadi ruang akademik, tetapi juga ruang hidup bersama.
“Program donasi ini sifatnya timeless. Siapa pun dipersilakan berdonasi kapan saja. Selama lahan masih memungkinkan untuk ditanami, UMY akan terus membuka ruang partisipasi,” tutup Dyah Mutiarin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!