Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasil Riset Ungkap Kelompok Kelas Menengah Jadi Tulang Punggung Industri Pariwisata Nasional, Volume Pergerakan dan Total Nilai Belanjanya Terbesar

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 13:27 WIB | Oleh:
Hasil Riset Ungkap Kelompok Kelas Menengah Jadi Tulang Punggung Industri Pariwisata Nasional, Volume Pergerakan dan Total Nilai Belanjanya Terbesar Doc: antara foto
Ket. Perjalanan pariwisata 2025 di Batu

JAKARTA - Lembaga riset Next Indonesia Center mengungkapkan bahwa kelompok masyarakat kelas menengah sampai saat ini masih menjadi tulang punggung bagi industri pariwisata nasional.

"Kelompok kelas menengah dan menuju kelas menengah ini merupakan tulang punggung industri pariwisata nasional. Volume pergerakan wisata domestik dan total nilai belanja mereka tetap menjadi yang terbesar dibandingkan kelompok lainnya,” kata Direktur NEXT Indonesia Center Christiantoko dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (7/1).

Christiantoko menyampaikan minat masyarakat kelas menengah untuk berwisata tetap tinggi meski negara sedang mengalami tekanan ekonomi. Kenaikan biaya hidup yang menyebabkan keterbatasan anggaran pun, justru mendorong kelompok tersebut mengubah pola perjalanan dengan memilih destinasi yang lebih dekat dan terjangkau.

Fenomena itu dapat dibuktikan dengan adanya data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara tembus 1,02 miliar pada tahun 2024, atau tumbuh 21,61 persen dari tahun sebelumnya.

Tren positif ini berlanjut pada periode Januari-September 2025 dengan total 901,9 juta perjalanan, yang secara konsisten lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada dua tahun terakhir.

Ia turut mengutip data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) periode Maret 2024 yang menunjukkan banyaknya perjalanan liburan dipengaruhi oleh tingginya kelompok ekonomi warga.

Dalam setahun terakhir saja, sekitar 33,47 persen warga kelas atas pernah berwisata keluar kabupaten/kota. Sementara kelompok miskin yang mengaku pernah berwisata hanya 2,14 persen.

“Ada sekitar 10,4 juta warga kelompok menuju kelas menengah dan 7,6 juta warga kelas menengah yang pernah melancong dalam setahun terakhir,” ujarnya.

Menurutnya jumlah perjalanan masih dapat terus ditingkatkan, sebab dalam setahun terakhir hanya 7,8 persen penduduk Indonesia yang pernah pergi ke luar kabupaten/kota tempat tinggalnya.

Sektor pariwisata, katanya, tidak perlu menanam modal yang besar karena disediakan oleh alam, namun memiliki multiflyer efek yang besar. Secara nominal, kelompok kelas menengah menyumbangkan dana fantastis sebesar Rp132,1 miliar per bulan untuk perjalanan wisata, serta Rp226,5 miliar per bulan untuk hotel dan penginapan.

"Angka tersebut membuktikan bahwa tanpa daya beli kelompok ini, industri perhotelan dan transportasi nasional akan kehilangan mesin pertumbuhan utamanya,” kata dia.

Temuan lain yang ia sebutkan yakni terjadinya perubahan perilaku dari pola belanja wisatawan. Pada tahun 2024 misalnya, jumlah rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara per perjalanan turun jadi Rp2,3 juta.

Angka itu turun dari tahun 2023 di mana rata-rata pengeluaran mencapai Rp2,7 juta per perjalanan.

Sedangkan dari destinasi favorit Pulau Jawa masih unggul dibanding daerah lainnya. Jawa Timur dikatakannya menjadi provinsi asal sekaligus tujuan utama dengan 218,7 juta kunjungan pada 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.