Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sikapi Efisiensi Anggaran, Pemprov Kaltim Perkuat Fiskal dan Swasembada Pangan

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 07:57 WIB | Oleh:
Sikapi Efisiensi Anggaran, Pemprov Kaltim Perkuat Fiskal dan Swasembada Pangan Doc: antara foto
Ket. Gubernur Provinsi Kaltim Rudy Mas'ud di Samarinda

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) fokus menjalankan program penguatan kondisi fiskal daerah dan kemandirian pangan melalui swasembada, menyikapi situasi dan kondisi kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.

Gubernur Provinsi Kaltim Rudy Mas'ud di Samarinda, Senin (6/10), mengatakan Pemprov Kaltim tengah dihadapkan pada kondisi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan tantangan ekonomi, seluruh Perangkat Daerah (PD) harus meningkatkan kualitas kinerja.

"Menghadapi berbagai situasi saat ini, semua PD harus bekerja jenius, tidak cukup hanya bekerja cerdas," kata Rudy Mas'ud yang akrab disapa Harum saat memimpin Morning Briefing di Inspektorat Daerah Kaltim.

Ia juga mengatakan akan memperjuangkan tambahan anggaran pembangunan bagi Kaltim.

"Besok saya akan bertemu Menteri Keuangan. Kita akan berjuang untuk anggaran pembangunan Kaltim, terutama sebagai daerah penghasil migas dan batu bara," ujar dia.

Untuk itu, Rudy meminta seluruh pimpinan Perangkat Daerah menyiapkan data akurat mengenai sumber-sumber pendapatan daerah.

Selain berjuang di pusat, Gubernur juga menyoroti pentingnya kemandirian fiskal. Ia meminta seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) agar lebih optimal dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, percepatan serapan anggaran menjelang akhir tahun juga menjadi fokus utama, demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim.

Sedangkan di sektor pertanian, dengan keberhasilan perluasan lahan sawah sebesar 1.800 hektare, Harum mengaku optimistis Kaltim bisa mewujudkan ambisi besar yang telah dicanangkan. "Tahun depan kita optimis bisa swasembada beras".

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, Wakil Gubernur Seno Aji memberikan kabar baik dari sektor pertanian. Ia melaporkan bahwa sektor itu terus menunjukkan tren positif.

"Kita sudah mampu memanen 300 ribu ton gabah kering, dan target akhir tahun kita mencapai 350 ribu ton," kata Seno Aji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.