Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Kota-kota Besar di Wilayah Indonesia

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Kota-kota Besar di Wilayah Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi- Warga menggunakan payung dan jas hujan saat hujan lebat.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu (07/1).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Rabu (07/1), Prakirawan Miftah Ali menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Nusa Tenggara Timur, Laut Banda, Laut Arafuru, Papua Selatan, dan Australia bagian utara.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, diantaranya wilayah Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Tanjung Selor dan Palangka Raya, Kupang, Mamuju, Makassar, dan Nabire

Sementara itu beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Bandar Lampung, Jambi Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Gorontalo, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, antara lain wilayah Bengkulu, Denpasar, Mataram, Palu, dan Manokwari

Sebelumnya pada Selasa (06/1) BMKG mengingatkan nelayan agar waspada potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara (Sumut) pada 7 hingga 8 Januari 2026.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Christen Marpaung mengatakan sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter pada 7 hingga 8 Januari 2026.

Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, Perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan timur Kepulauan Nias.

"Perahu nelayan harus waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter dan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.