Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang Siagakan 220 Pompa Antisipasi Banjir

📅 Senin, 05 Jan 2026, 08:05 WIB | Oleh:
Pemkot Semarang Siagakan 220 Pompa Antisipasi Banjir Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang.

SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menyiagakan setidaknya 220 pompa air, baik pompa tetap maupun portabel sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi banjir.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Senin (5/1), mengatakan bahwa pompa-pompa air tersebut ditempatkan di seluruh titik rawan.

Dari 220 pompa air, terdiri atas 119 pompa tetap dan 101 pompa portabel, termasuk penambahan pompa baru di Tawang Mas dan Peterongan.

Menurut dia, pihaknya telah belajar dari pengalaman banjir di penghujung 2024- 2025 untuk menghadapi puncak musim hujan awal 2026.

Ia mengatakan langkah antisipasi yang diambil tak lagi sekadar respons darurat, melainkan dengan perbaikan infrastruktur permanen.

"Kami tidak hanya menyiapkan alat, tetapi telah membenahi akar masalahnya," katanya.

Di wilayah Kaligawe, kata dia, dilakukan pelebaran empat kali lipat outlet dari 10 meter menjadi 40 meter yang diharapkan dapat mengalirkan air secara optimal dan mencegah terulangnya genangan parah seperti yang terjadi sebelumnya.

Kemudian, dilakukan pula pemutakhiran sistem polder, dengan mengeruk dan menperdalam puluhan "umpung-umpung" (waduk mini) di kawasan Mijen, seperti di Jatingaleh.

Sebaiknya Anda baca juga:

Untuk melengkapi infrastruktur tetap, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) juga memperkuat armadanya dengan pompa-pompa baru yang ditempatkan di titik-titik rawan, seperti Tawang Mas dan Peterongan.

Selain itu, pembersihan dan normalisasi saluran utama secara intensif terus dilakukan di daerah-daerah, seperti Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Pandanaran, dan sepanjang Banjir Kanal Timur untuk menjaga kelancaran aliran air.

Agustina menekankan bahwa keberhasilan penanganan banjir di kota Semarang adalah buah dari kolaborasi yang solid, melampaui batas kewenangan administratif.

Koordinasi rutin juga terus dijalin dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), BPJN, Kodim, dan instansi terkait lainnya guna memastikan respons yang terintegrasi dan cepat.

Di luar upaya teknis dan kolaborasi institusional, ia mengajak seluruh warga kota Semarang untuk menjadi mitra aktif dalam upaya pencegahan banjir.

"Kesiapan teknis pemerintah harus diimbangi dengan kesadaran kolektif warga untuk tidak membuang sampah ke saluran air dan menjaga kebersihan lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

9 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

14 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.