Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Gulingkan Maduro, Trump akan Ambil Alih Venezuela dan Manfaatkan Minyaknya

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 11:35 WIB | Oleh:

Serangan Fajar

Operasi tersebut dilancarkan setelah upaya berbulan-bulan pemerintahan Trump menekan pemimpin Venezuela, termasuk pengerahan besar-besaran pasukan Amerika di perairan lepas pantai Amerika Selatan dan serangan terhadap kapal-kapal di Pasifik timur dan Karibia yang dituduh membawa narkoba.

Pekan lalu, CIA berada di balik serangan pesawat tak berawak di area dermaga yang diyakini telah digunakan oleh kartel narkoba Venezuela — operasi langsung pertama yang diketahui di wilayah Venezuela sejak AS memulai serangan pada bulan September.

Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan pasukan AS telah berlatih manuver mereka selama berbulan-bulan, mempelajari segala sesuatu tentang Maduro — di mana dia berada dan apa yang dia makan, serta detail tentang hewan peliharaannya dan pakaiannya.

“Kami berpikir, kami mengembangkan, kami berlatih, kami melakukan gladi bersih, kami melakukan evaluasi, kami berlatih lagi dan lagi,” kata Caine. “Bukan untuk mendapatkan hasil yang sempurna, tetapi untuk memastikan kami tidak mungkin melakukan kesalahan.”

Pada Sabtu pagi, beberapa ledakan terdengar dan pesawat terbang rendah melintas di Caracas. Pemerintah Maduro menuduh AS menyerang instalasi sipil dan militer, menyebutnya sebagai "serangan imperialis" dan mendesak warga untuk turun ke jalan.

Serangan itu berlangsung kurang dari 30 menit, dan ledakan-ledakan tersebut — setidaknya tujuh ledakan — orang-orang berhamburan ke jalan, sementara yang lain menggunakan media sosial untuk melaporkan apa yang mereka lihat dan dengar. Beberapa warga sipil Venezuela dan anggota militer tewas, kata Wakil Presiden Delcy Rodríguez, tanpa menyebutkan angka pasti. Trump mengatakan beberapa pasukan AS terluka tetapi tidak ada yang tewas.

Video yang diperoleh dari Caracas dan sebuah kota pesisir yang tidak disebutkan namanya menunjukkan jejak peluru dan asap yang menyelimuti lanskap saat ledakan-ledakan kecil berulang kali menerangi langit malam. Rekaman lain menunjukkan mobil-mobil melintas di jalan raya sementara ledakan menerangi perbukitan di belakangnya. Video-video tersebut telah diverifikasi oleh Associated Press.

Asap terlihat mengepul dari hanggar pangkalan militer di Caracas, sementara instalasi militer lain di ibu kota mengalami pemadaman listrik.

Berdasarkan hukum Venezuela, Rodríguez akan mengambil alih kekuasaan dari Maduro. Namun, Rodríguez menekankan dalam penampilan di televisi pemerintah pada hari Sabtu bahwa ia tidak berencana untuk mengambil alih kekuasaan. Ia menyerukan pembebasan Maduro dan menyatakan Maduro sebagai presiden.

“Hanya ada satu presiden di Venezuela, dan namanya adalah Nicolás Maduro Moros,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rona
Ternyata Superhero Marvel d...
Olahraga
Franco Baresi Dimakamkan, L...
Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan 1.286 ...

Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik

Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.