Semar Ndalil Sleman Integrasikan Ketahanan Pangan
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 20:08 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
SLEMAN – Berbagai cara ditempuh daerah untuk ketahanan pangan. Pemerintah Kalurahan (setingkat desa) Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, misalnya, mengembangkan taman ketahanan pangan "Semar Ndalil" yang merupakan usaha terpadu sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, yang berbalut wisata edukasi.
Peluncuran taman ketahanan pangan tersebut dihadiri langsung Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, Jumat.
Koordinator lapangan taman ketahanan pangan "Semar Ndalil" Girikerto Endang Setyomurni mengatakan taman ketahanan pangan Semar Ndalil merupakan usaha terpadu sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, yang berbalut wisata edukasi di wilayah setempat.
"Taman ketahanan pangan ini dikelola langsung Pemerintah Kalurahan Girikerto bersinergi dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), kelompok wanita tani (KWT) dan UMKM yang ada di Kalurahan Girikerto," katanya.
Lurah (Kepala Desa) Girikerto Sudibya mengatakan konsep ini menindaklanjuti masterplan Kalurahan Girikerto berdasarkan musyawarah bersama, untuk mengalokasikan R250 juta untuk ketahanan pangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat Girikerto, muncul pemikiran, kita kembangkan taman yang ada di Girikerto menjadi taman ketahanan pangan yang kita 'soft launching' ini," katanya.
Ia berharap ke depan taman ketahanan pangan Semar Ndalil yang dikelola oleh BUMKal Girikerto ini bisa dikembangkan sebagai tempat wisata edukasi serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kalurahan Girikerto.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku senang serta mengapresiasi pembangunan taman ketahanan pangan yang diinisiasi Kalurahan Girikerto ini. Seperti namanya, taman ini nantinya dapat menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Sleman, khususnya di Kalurahan Girikerto.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami senang dengan pergerakan dan inisiatif dari masyarakat seperti ini. Intinya Pemkab Sleman siap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini," katanya.
Tangani Pasar Rusak
Sementara itu, Tim Pengamanan Libur Natal dan Tahun Baru Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, langsung melakukan perbaikan dua pasar tradisional yang mengalami kerusakan terdampak hujan deras yang terjadi pada Kamis (1/1).
"Akibat hujan deras dengan durasi yang cukup lama, terdapat dua pasar yang terdampak yaitu Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok dan Pasar Potrojayan, Madurejo, Prambanan," kata Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Purwoko Haryadi di Sleman, Jumat.
Menurut dia, pihaknya langsung melakukan identifikasi terkait kerusakan pada dua pasar tersebut dan diketahui Pasar Potrojayan mengalami kerusakan ambrolnya plafon mushala akibat hujan dan angin.
"Karena tersumbat air hujan dengan volume yang cukup banyak dan durasi yang lama, membludak ke talang anak dan masuk ke atas plafon area mushalla maupun kamar mandi. Hal serupa juga terjadi di Pasar Sambilegi, air talang membludak ke area tlasaran di bawah talang," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!