Musim 2025 Jadi Titik Terendah, Tsitsipas Nyaris Gantung Raket
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 10:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
PERTH, AUSTRALIA — Stefanos Tsitsipas mengungkapkan bahwa ia sempat serius mempertimbangkan untuk pensiun dari tenis di tengah perjuangan berat melawan cedera punggung yang menghantam hampir sepanjang musim 2025.
Mantan petenis peringkat tiga dunia itu, kini terdampar di posisi 36, hanya memainkan dua laga Piala Davis sejak tersingkir di babak kedua US Open. Namun, Tsitsipas mengatakan perawatan medis yang ia jalani kini mulai menunjukkan hasil positif.
“Saya paling antusias melihat bagaimana respons latihan saya terhadap kondisi punggung,” ujar petenis berusia 27 tahun itu, Jumat (2/1), menjelang pembukaan musim 2026 bersama Yunani di ajang beregu campuran United Cup di Perth.
“Kekhawatiran terbesar saya adalah apakah saya bisa menyelesaikan sebuah pertandingan,” tambah finalis Australian Open 2023 tersebut. Cedera itu, katanya, terus menghantuinya selama “enam hingga delapan bulan terakhir”.
“Saya terus bertanya pada diri sendiri: ‘Bisakah saya memainkan satu pertandingan lagi tanpa rasa sakit?’”
Sebaiknya Anda baca juga:
Momen paling mengkhawatirkan terjadi setelah kekalahan di US Open dari Daniel Altmaier asal Jerman. “Saya benar-benar ketakutan. Saya tidak bisa berjalan selama dua hari. Di situlah Anda mulai mempertimbangkan masa depan karier,” ungkap Tsitsipas.
Setelah menjalani berbagai konsultasi medis, Tsitsipas kini mengaku puas dengan rencana perawatan yang dijalaninya. “Kemenangan terbesar saya di 2026 adalah tidak perlu lagi khawatir apakah bisa menuntaskan pertandingan,” katanya.
Ia menambahkan telah menjalani lima pekan latihan pramusim tanpa rasa sakit. “Rasanya luar biasa mendapatkan umpan balik seperti itu, menjalani pramusim tanpa nyeri. Saya berharap ini bertahan. Saya ingin tampil maksimal di 2026 dan United Cup.”
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya sudah bekerja keras. Hal terpenting adalah keyakinan penuh bahwa saya bisa kembali ke level terbaik saya. Saya akan mencoba segalanya untuk mewujudkannya.”
Yunani kembali tampil di United Cup, turnamen yang digelar di Perth dan Sydney, untuk keempat kalinya. Tsitsipas akan berpasangan dengan Maria Sakkari, sesama mantan peringkat tiga dunia yang juga tengah berupaya bangkit.
“Kami kembali lagi dengan tim yang bagus dan semangat yang kuat. Kami siap berperang—kami orang Yunani. Kami datang untuk tampil besar,” tegas Tsitsipas.
Di fase grup, Yunani akan bersaing dengan Jepang yang dipimpin Naomi Osaka serta Britania Raya yang mengandalkan Emma Raducanu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!