Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Bersiap Perluas Bantuan Beras Nasional Tahun 2026

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Bersiap Perluas Bantuan Beras Nasional Tahun 2026 Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani berbincang bersama awak media usai jumpa pers bertajuk Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta, Jumat (2/1).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya ditarget menyalurkan 720 ribu ton bantuan pangan pada 2026, guna menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat rentan sesuai penugasan pemerintah.

Rizal menyampaikan target 720 ribu ton pada 2026 itu dialokasikan untuk 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia dengan alokasi untuk empat bulan penyaluran.

"Untuk bantuan pangan di tahun 2026, sekitar 720 ribu ton (akan disalurkan) untuk 18 juta penerima manfaat," kata Rizal dalam jumpa pers bertajuk Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta, Jumat (2/1).

Dia menyebutkan pada 2025 realisasi penyaluran bantuan pangan yang disalurkan Bulog mencapai 707.929 ton.

Bantuan itu disalurkan kepada 18 juta penerima manfaat yang berhak menerima utamanya bagi mereka dengan ekonomi rendah.

"Realisasi penyaluran bantuan pangan ini totalnya adalah 707.929 ton untuk tahun 2025," beber Rizal.

Melalui penyaluran bantuan pangan, Bulog memperkuat komitmen menjaga ketersediaan pangan, mendukung kelompok rentan, serta memastikan distribusi bantuan berjalan efektif di seluruh wilayah Indonesia dengan transparan, akuntabel dan tepat sasaran.

Meski begitu, Rizal tidak menyebutkan secara rinci bulan berapa bantuan itu akan disalurkan. Hanya saja pihaknya menegaskan siap menyalurkan bantuan pangan itu, sebab stok beras yang ada di Gudang Bulog hingga 2 Januari mencapai 3 juta ton lebih.

Menurut Rizal, semakin panjang periode penyaluran akan berdampak positif, namun pelaksanaan tetap mengikuti arahan pemerintah agar pengelolaan anggaran terukur, akuntabel dan selaras prioritas nasional.

"Jadi kalau kami lebih banyak (penyaluran bantuan pangan) lebih bagus sebetulnya. Namun, sesuai dengan arahan, perintah, kita hanya diberikan empat bulan saja," imbuh Rizal.

Program bantuan pangan pemerintah berupa beras 10 kilogram diberikan kepada setiap penerima manfaat per bulan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan rumah tangga serta melindungi kelompok rentan dari gejolak harga dan tekanan ekonomi.

Bantuan beras 10 kilogram ini disalurkan secara terukur dan tepat sasaran melalui penugasan kepada Perum Bulog, memastikan kualitas beras terjaga, distribusi merata, serta menjangkau jutaan keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.

Melalui program itu, pemerintah tidak hanya memperkuat jaring pengaman sosial, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.