Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akhir 2025, Kepercayaan Industri Bertahan di Zona Ekspansif

📅 Rabu, 31 Des 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Akhir 2025, Kepercayaan Industri Bertahan di Zona Ekspansif Doc: istimewa
Ket. Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 tetap ekspansif yakni berada di angka 51,9 poin dengan 17 subsektor industri ekspansi dan enam subsektor mengalami kontraksi.

"IKI bulan Desember 2025 mencapai 51,9, masih ekspansi, meski melambat sebesar 1,55 poin dibandingkan dengan November 2025 yang sebesar 53,45," kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, Selasa (30/12).

Seperti dikutip dari Antara, menurut Febri, subsektor dengan indeks kepercayaan tertinggi yakni industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional (KBLI 21) dan industri pengolahan lainnya (KBLI 32).

Sementara, enam subsektor yang mengalami kontraksi yakni industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur), serta barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya (KBLI 16), industri karet, barang dari karet dan plastik (KBLI 22), industri logam dasar (KBLI 24), industri barang logam bukan mesin dan peralatan (KBLI 25), industri komputer, barang elektronik dan optik (KBLI 26), serta industri alat angkut lainnya (KBLI 30).

Lebih lanjut, Febri menyatakan dari sisi variabel penyusun IKI, kinerja pesanan baru masih berada di zona ekspansi dengan nilai 52,76, meski melambat 3,17 poin dibanding bulan sebelumnya. Variabel persediaan produk juga tetap ekspansi di level 54,99, turun 1,20 poin.

Untuk variabel produksi masih berada pada fase kontraksi, namun menunjukkan perbaikan dengan kenaikan 0,92 poin menjadi 48,41.

Tingkat Optimisme

Sementara itu, kinerja pasar ekspor dan domestik pun masih menopang optimisme industri. IKI ekspor pada Desember 2025 tercatat 52,36, sedangkan IKI domestik berada di level 51,33, keduanya masih berada pada fase ekspansi meski mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Dari sisi sentimen pelaku usaha, sebanyak 75,9 persen responden menyatakan kondisi kegiatan usahanya pada Desember 2025 membaik dan stabil. Meski proporsi pelaku usaha yang menyatakan kondisi membaik turun menjadi 29,8 persen, tingkat optimisme terhadap prospek usaha enam bulan ke depan meningkat menjadi 71,8 persen yang mencerminkan keyakinan industri terhadap perbaikan kondisi ekonomi ke depan.

Dengan capaian tersebut, kata Febri, pihaknya menilai sektor industri pengolahan nasional masih memiliki daya tahan yang baik di tengah dinamika ekonomi global dan domestik, serta tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Megapolitan
PLN Bawa Edukasi Kelistrika...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...

Hindari Konflik Sosial Malaku Terus Memperkuat Toleransi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hindari Konflik Sosial Mala...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.