PT KAI: Kereta Petani Pedagang Tetap Beroperasi Selama Nataru
📅 Selasa, 30 Des 2025, 12:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Subina
JAKARTA - Kereta Api Petani Pedagang yang beroperasi 1Desember 2025 tetap beroperasi selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Layanan khusus ini tetap berjalan selama Nataru karenasangat vital bagi perekonomian masyarakat di sepanjang wilayah yang dilalui.
KA Petani Pedagang adalah layananPT Kereta Api Indonesia khusus petani dan pedagang untuk membawa hasil bumi dan barang daganganya. Dengan jurusan Merak-Rangkasbitung, layanan KA ini mematok tarif Rp 3.000/ orang dengan maksimal membawa barang dua koli.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memaparkan data pengguna selama periode angkutan Natal. Ia mencatat jumlah penumpang mencapai angka 1.328 orang pada periode 18-27 Desember 2025.
“Selama masa Nataru ini rata-rata pengguna Kereta Petani dan Pedagang sebanyak 134 pengguna per harinya. Periode Nataru sudah dimulai sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” kata Karina.
Karina menambahkan, Stasiun Cikeusal menjadi lokasi pemberhentian dengan volume aktivitas penumpang paling tinggi di seluruh rute. Keramaian penumpang tersebut terjadi karena letak stasiun yang berdekatan dengan pusat perdagangan Pasar Cikeusal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Harga tiketnya sama dengan komuter line Merak, yaitu Rp3.000 relatif murah. "Tarif yang kami tawarkan ini sangat terjangkau bagi masyarakat," ucap dia.
Karina menjelaskan, evaluasi terus dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KA Petani dan Pedagang. "Kami terus berinteraksi dengan penumpangmeminta masukan secara langsung dari layanan kereta petani dan pedagang," kata dia.
PT KAI jugajuga melakukan indeks survei kepuasan pelanggan secara berkala."Ini menjadi alat ukur kami juga," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Karina, Commuter Line Merak serta Kereta Petani-Pedagang merupakan dukungan nyataKAI Group terhadap perekonomian rakyat. "KAI menjawab kebutuhan masyarakat akantransportasi umum ke depannya," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!