Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawasan DPR Paket I Ditargetkan Tuntas 2027

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kawasan DPR  Paket I Ditargetkan Tuntas 2027 Doc: Antara
Ket. Desain kawasan Bangunan Gedung dan Kawasan DPR Paket I di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang jasa konstruksi PT Brantas Abipraya (Persero) mengungkapkan pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan DPR Paket I di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) ditargetkan tuntas pada Desember 2027.

Komisaris Independen Brantas Abipraya Isra D Pramulya mengatakan penyelesaian proyek perlu tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta tata kelola yang baik agar pembangunan kawasan legislatif berjalan sesuai rencana. “Pembangunan kawasan legislatif di Ibu Kota Nusantara merupakan proyek strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di masa depan,” kata Isra dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, kemarin.

Proyek yang dikerjakan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) Waskita Karya–Brantas Abipraya tersebut memiliki masa pelaksanaan 750 hari kalender sejak 4 Desember 2025 dengan lingkup pekerjaan tiga gedung utama beserta infrastruktur kawasan pendukung. Ia mengatakan setiap tahapan pekerjaan perlu dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas dan keselamatan kerja, termasuk dalam menjalankan strategi percepatan pembangunan.

Lingkup pembangunan Paket I meliputi Gedung A, Gedung B1, dan Gedung C1 serta penataan kawasan pendukung berupa jalan, sistem utilitas, drainase, lanskap, dan sejumlah infrastruktur penunjang lainnya.

Berdasarkan laporan perusahaan hingga minggu ke-33 pelaksanaan, pekerjaan konstruksi mencakup pengerjaan pondasi berupa galian, timbunan, bored pile, dan soldier pile.

Pekerjaan tersebut berlangsung bersamaan dengan pembangunan pile cap, pelat lantai, serta struktur bangunan yang mulai memasuki tahapan konstruksi secara bertahap.

Perusahaan menyatakan percepatan pekerjaan tetap dilakukan dengan mempertahankan pengendalian mutu dan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Isra meminta koordinasi antarpemangku kepentingan terus diperkuat untuk mengantisipasi sejumlah tantangan pelaksanaan, antara lain penyesuaian desain, kebutuhan pekerjaan tambahan, serta optimalisasi metode konstruksi.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan agar berbagai perubahan di lapangan dapat ditangani tanpa mengabaikan target waktu, kualitas pekerjaan, dan aspek keselamatan.

Peninjauan proyek tersebut juga merupakan bagian dari fungsi pengawasan dewan komisaris perusahaan terhadap pelaksanaan proyek, termasuk penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Pembangunan kawasan DPR menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur pemerintahan di IKN yang dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan fungsi legislatif di ibu kota baru. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Olahraga
Klasemen Liga Inggris: City...

Pasar Waspadai Data AS

2 jam lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Pasar Waspadai Data AS
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.