Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JPO Pesanggrahan dan Pangkalan Jati Resmi Dibuka, Penyeberangan Estetik dengan Sentuhan Budaya Lokal

📅 Selasa, 30 Des 2025, 16:45 WIB | Oleh:
JPO Pesanggrahan dan Pangkalan Jati Resmi Dibuka, Penyeberangan Estetik dengan Sentuhan Budaya Lokal Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. JPO Pesanggrahan memiliki panjang bentangan sekitar 31,1 meter yang berada di Jakarta Barat.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) baru, masing-masing berlokasi di Pesanggrahan, Jakarta Barat, dan Pangkalan Jati, Jakarta Timur. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa pagi sebagai bagian dari penguatan infrastruktur ramah pejalan kaki.

Pembangunan kedua JPO tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025. Proyek ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus kualitas ruang publik di Jakarta.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa pembangunan JPO tidak hanya menekankan aspek fungsi penyeberangan. Menurutnya, infrastruktur publik juga harus memiliki nilai estetika dan identitas yang merepresentasikan karakter wilayah setempat.

"Kami ingin membangun infrastruktur yang bukan hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai seni dan mencerminkan kearifan lokal masyarakat di sekitarnya," ujar Pramono Anung. Ia menyebut JPO dirancang sebagai ruang publik yang aman, inklusif, dan membanggakan.

Pembangunan JPO Pesanggrahan dan Pangkalan Jati dilakukan selama tujuh bulan, terhitung sejak Mei hingga Desember 2025. Seluruh proses konstruksi dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas bangunan serta keselamatan pengguna.

JPO Pesanggrahan memiliki panjang bentangan sekitar 31,1 meter. Desain jembatan ini terinspirasi dari logo Kota Administrasi Jakarta Barat, yakni ikan cupang serit dan anggrek dendrobium.

Konsep tersebut diwujudkan dalam fasad jembatan yang menyerupai sirip ikan. Ornamen ikan cupang serit serta motif anggrek dendrobium juga diaplikasikan pada bagian penutup bangunan lift.

"Desain ini sekaligus menjadi simbol karakter masyarakat Jakarta Barat yang dinamis dan terus berkembang," kata Pramono. 

Sementara itu, JPO Pangkalan Jati di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, membentang sepanjang 27,8 meter. JPO ini mengusung tema daun pinang yang merujuk pada asal-usul nama Cipinang.

Motif daun pinang dipilih sebagai simbol keteguhan, kehidupan, dan pertumbuhan. Konsep tersebut merepresentasikan semangat masyarakat Cipinang Melayu yang terus bergerak maju tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Selain mengedepankan desain artistik, kedua JPO dilengkapi fasilitas lift yang ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, serta orang tua yang membawa balita. Fasilitas ini dirancang untuk memastikan aksesibilitas yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta juga melengkapi kedua JPO dengan tata pencahayaan dekoratif. Sistem keamanan berupa kamera pengawas atau CCTV turut dipasang untuk meningkatkan rasa aman pengguna, terutama pada malam hari.

Pramono berharap kehadiran JPO ini mampu menekan risiko kecelakaan pejalan kaki di jalan arteri. Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut.

"Kami ingin masyarakat mendapatkan sarana penyeberangan yang aman sekaligus ruang publik yang membanggakan," ujarnya. Pramono menambahkan bahwa Jakarta ingin tampil sebagai kota global tanpa kehilangan identitas budayanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Wisatawan Jangan Resah! Dis...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.