Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antrean Mengular di Bandara Lombok, Jejak Padatnya Libur Akhir Tahun

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 09:05 WIB | Oleh:

Pengamanan yang melibatkan ribuan personel selama Operasi Lilin memperlihatkan keseriusan negara menjaga simpul transportasi. Meskipun demikian, pengamanan saja tidak cukup.

Pengalaman penumpang lebih banyak ditentukan oleh hal-hal kecil, seperti kejelasan informasi, kelancaran bagasi, ketersediaan transportasi lanjutan, dan keramahan layanan.


Menata langit

Arus penerbangan akhir tahun seharusnya dibaca sebagai sinyal jangka panjang, bukan sekadar peristiwa tahunan.

Mobilitas udara di NTB akan terus meningkat seiring promosi pariwisata, pertumbuhan ekonomi, dan integrasi wilayah. Karena itu, kebijakan tidak boleh berhenti pada penambahan rute dan frekuensi.

Hal yang dibutuhkan adalah penataan berkelanjutan. Pertama, penguatan manajemen jam sibuk melalui pengaturan slot, distribusi jadwal, dan optimalisasi layanan digital agar antrean fisik berkurang.

Kedua, integrasi transportasi darat yang lebih rapi, sehingga bandara tidak menjadi titik kemacetan baru. Ketiga, peningkatan literasi publik tentang waktu perjalanan dan kesiapan menghadapi lonjakan musim liburan.

Bandara juga perlu diposisikan sebagai ruang publik yang manusiawi. Di tengah kepadatan, rasa aman dan nyaman menjadi nilai utama. Investasi pada sumber daya manusia, sistem informasi real-time, dan desain layanan ramah keluarga akan menentukan citra jangka panjang.

Libur akhir tahun akan selalu berlalu, namun kesan yang tertinggal di benak penumpang jauh lebih lama. Apakah bandara terasa tertib atau semrawut, bersahabat atau melelahkan.

Dari situlah reputasi daerah dibentuk, bukan hanya sebagai tujuan wisata, tetapi sebagai wilayah yang mampu mengelola mobilitas warganya dengan bermartabat.

Langit yang padat tidak harus identik dengan kekacauan. Dengan perencanaan matang, koordinasi kuat, dan orientasi pelayanan publik, arus penerbangan yang meningkat justru bisa menjadi bukti bahwa NTB sedang belajar menata pertumbuhan, bukan sekadar mengejarnya.

Pertanyaannya kini, apakah lonjakan ini akan diikuti pembenahan sistemik, atau kembali dibiarkan menjadi cerita musiman yang terulang setiap Desember.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Jalan Tol Bayung Lencir aka...
Daerah
UB Kembangkan Bilik Toilet ...
Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

17 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.