Wamendag: Indonesia Dorong Reformasi Sistem Perdagangan Internasional yang Adil
📅 Kamis, 25 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Ilham SudrajatIa menilai pendekatan fleksibel diperlukan menghadapi dinamika geopolitik dan geoekonomi global.
Dari sisi akademisi, Dosen dan Peneliti Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Prita Amalia, menilai perlakuan khusus atau special and differential treatment (SDT) penting bagi Indonesia. Ia memandang SDT menjaga legitimasi WTO bagi negara berkembang.
“Dapat terjadi kolaborasi yang bisa memperkuat Indonesia di forum KTM WTO ke-14,” ujar Prita. Ia menilai sinergi lintas keilmuan memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perundingan WTO. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!