Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga 3 Desa di Purbalingga Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau.

📅 Senin, 22 Jun 2026, 13:17 WIB | Oleh:
Warga 3 Desa di Purbalingga Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (19/6).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mencatat tiga desa di wilayah setempat mulai terdampak kekeringan seiring datangnya musim kemarau 2026, sehingga membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga Revon Haprindiat di Purbalingga, Senin, mengatakan desa yang telah melaporkan kejadian kekeringan meliputi Desa Serang dan Desa Kutabawa di Kecamatan Karangreja serta Desa Wanogara Wetan di Kecamatan Rembang.

"Sampai dengan saat ini yang sudah melaporkan dan dilakukan dropping (pendistribusian) bantuan air, yakni Desa Serang dan Kutabawa, sedangkan Desa Wanogara Wetan baru melaporkan, belum dilakukan dropping air karena penampung air belum siap," katanya.

Menurut dia, warga Desa Serang dan Kutabawa yang berada di kawasan lereng Gunung Slamet pada ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut mulai mengalami krisis air bersih.

Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi musim kemarau, juga dampak banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu sehingga menutup sejumlah akses menuju sumber air bersih yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Akibatnya, warga harus menempuh jarak sekitar 1-2 kilometer untuk memperoleh air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Purbalingga mendistribusikan 20.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Kecamatan Karangreja pada 19 Juni 2026,” katanya.

Dalam hal ini, kata dia, sebanyak dua tangki atau 10.000 liter air disalurkan ke Desa Kutabawa, sedangkan dua tangki lainnya dengan volume yang sama dikirim ke Dusun Gunungmalang, Desa Serang.

Ia mengatakan bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sedikitnya 102 keluarga atau sekitar 398 jiwa dengan melibatkan pemerintah desa setempat.

Ia menegaskan BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah dan siap menyalurkan bantuan apabila terdapat laporan dari daerah lain yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

"Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadapi bencana kekeringan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.