Sudin SDA: Pembangunan Tandon Air Hujan di Pulau Harapan Telah Rampung
📅 Selasa, 23 Des 2025, 11:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Anita Karyati
JAKARTA - Pasukan Biru Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu berhasil menuntaskan pembangunan dua unit tempat penampungan (tandon) air hujan di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, dua unit tandon tersebut dibangun di RPTRA Widya Bahari, Pulau Harapan, RT 01/02 dan di lingkungan Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Pulau Harapan.
"Pembangunan ini merupakan respons cepat Sudin SDA dalam menindaklanjuti permohonan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun ini," ujar dia, Selasa (23/12).
Mustajab menjelaskan bahwa pembangunan tandon air hujan bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan air hujan sebagai sumber air alternatif bagi masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih di fasilitas publik.
Menurut dia, pengerjaan dilakukan secara manual oleh 12 personel Pasukan Biru sejak 3 Desember hingga Senin (22/12). Dalam proses pembangunannya, Suku Dinas SDA juga memperhatikan aspek kekokohan dan estetika bangunan di sekitarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pondasi dan dudukan tandon berupa toren dibuat setinggi 100 sentimeter dengan lebar 60 sentimeter. Keberadaan tandon ini diharapkan dapat memastikan cadangan air bersih di fasilitas publik tetap terjaga, terutama saat memasuki musim kemarau," ungkap dia.
Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim, menyampaikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Keberadaan tandon air hujan tidak hanya menjadi solusi pemenuhan kebutuhan air bersih, tetapi juga bagian dari upaya konservasi air tanah di wilayah kepulauan.
"Melalui penampungan air hujan, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada air tanah yang rentan terhadap intrusi air laut," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Harapan, Hadi, 47 tahun, mengapresiasi pembangunan tandon air hujan, khususnya yang berada di RPTRA Widya Bahari. Ia menuturkan, RPTRA merupakan pusat kegiatan warga dan tempat bermain anak-anak, sehingga membutuhkan ketersediaan air yang cukup.
Ia berharap, fasilitas tersebut dapat dirawat bersama oleh warga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain itu, pembangunan serupa juga diharapkan dapat ditambah di lokasi lainnya di Pulau Harapan.
"Semoga ini menjadi awal yang baik untuk mewujudkan kemandirian air bersih di Pulau Harapan," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!