Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Oman Transfer 20 Jet Tempur Jaguar ke India untuk Serangan Penetrasi ke Wilayah Pakistan

📅 Minggu, 21 Des 2025, 06:05 WIB | Oleh:

Sistem pertahanan udara

Teknologi drone

Peta Strategis Dunia

Perjalanan Pameran Pertahanan Internasional

Pesawat SEPECAT Boeing lahir dari persilanhan langka antara ambisi industri kedirgantaraan Eropa pada tahun 1960an, ketika Breguet Aviation of France dan British Aircraft Corporation of the United Kingdom mendirikan Société Européenne de Production de l'Avione d'École de Combat et d'Appui Tactique untuk mengembangkan pesawat serang, tangguh dan fleksibel untuk operasi di wilayah udara yang disengketakan.

Khusus untuk penetrasi tingkat rendah, Jaguar menggabungkan pelajaran Perang Dingin tentang kelayakan hidup dengan konfigurasi mesin ganda Rolls-Royce/Turboca Adour serta rangka pesawat yang dioptimalkan untuk operasi terus menerus dari pemain depan yang setengah jadi.

Kemampuannya untuk melakukan akselerasi supersonik di ketinggian rendah sambil membawa beban berbagai senjata konvensional dan presisi yang dipandu membuatnya ideal untuk misi larangan, serangan maritim dan dukungan udara medan perang.

Sejarah operasional Jaguar menegaskan alasan desain ini, ketika pesawat diterbangkan dalam berbagai operasi tempur di Afrika, Timur Tengah dan Perang Teluk, dengan kecepatan tinggi keandalan misi meskipun beroperasi di lingkungan pertahanan udara yang padat dan bermusuhan.

Bagi India, pemilihan Jaguar pada tahun 1978 sebagai Pesawat Serangan Penetrasi Menandai gelombang besar doktrin, yang mencerminkan transisi menuju serangan yang tepat, kelangsungan hidup dan perpindahan ofensif ketika kompetisi Perang Dingin di Asia Selatan meningkat.

Akuisisi awal 18 pesawat Jaguar mantan RAF berfungsi sebagai solusi sementara, tetapi perjanjian produksi berlisensi dengan Hindustan Aeronautics Limited (HAL) kemudian mengubah lanskap seluruh industri kedirgantaraan India.

Antara 1982 dan 2008, HAL memasang sekitar 128 pesawat Jaguar di Bengaluru, sehingga jumlah total armada menjadi lebih dari 160 pesawat termasuk varian serangan maritim khusus yang dioptimalkan untuk perang anti-kapal.

Versi India Jaguar, dijuluki “Shamsher,” dengan cepat identik dengan keandalan serangan, puncaknya terbukti selama konflik Kargil 1999 ketika mengirim bom berpemandu laser dengan akurasi tinggi terhadap target yang dibentengi di daerah ketinggian tinggi.

Warisan operasi ini memperkuat Jaguar sebagai andalan doktrin serangan India, yang tertanam dalam budaya kelembagaan dan taktis IAF.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.