Presiden Baru Maladewa Minta India Tarik Militer dari Negaranya
📅 Senin, 20 Nov 2023, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: NDTV
PRIA - Presiden baru Maladewa, Mohamed Muizzu, meminta India untuk menarik tentaranya dari negara kepulauan kecil di Samudra Hindia itu.
Muizzu memenangkan pemilihan presiden pada September lalu, menyingkirkan Ibrahim Solih pada putaran kedua setelah berjanji akan menghilangkan kehadiran militer India yang berjumlah sekitar 75 personel.
India dan Tiongkok telah bersaing untuk mendapatkan pengaruh di kawasan ini. Koalisi yang mendukung Muizzu dianggap lebih condong ke Tiongkok.
"Rakyat Maladewa telah memberinya (Muizzu) mandat yang kuat untuk menyampaikan permintaan tersebut ke India dan menyatakan harapan bahwa India akan menghormati kemauan demokratis rakyat Maladewa," kata Kantor Kepresidenan Maladewa dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (19/11).
Kementerian Pertahanan India tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada pelantikan pada hari Jumat (18/11), Muizzu berkata, "Saya akan memastikan negara ini tidak memiliki kehadiran militer asing di wilayah ini."
Muizzu mengajukan permintaan tersebut kepada Kiren Rijiju, Menteri Persatuan India, yang mewakili India pada pelantikan tersebut.
"Disepakati bahwa kedua pemerintah akan membahas solusi yang bisa diterapkan untuk melanjutkan kerja sama," kata seorang pejabat senior pemerintah India yang tidak mau disebutkan namanya, tanpa menjelaskan apakah India akan menarik kembali militernya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasukan India
NDTV melaporkan, India hanya memiliki sekitar 75 tentara di negara kepulauan tersebut. Personel ini mengoperasikan radar dan pesawat pengintai yang disponsori India. Kapal perang India di wilayah tersebut membantu berpatroli di zona ekonomi eksklusif negara tersebut.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Presiden Muizzu mengakui peran penting dua helikopter India dalam berbagai evakuasi medis darurat.Kelompok kecil tentara India ini telah ditempatkan di Maladewa selama beberapa tahun.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri mengatakan kerja sama India dengan Maladewa didasarkan pada upaya bersama untuk mengatasi tantangan dan prioritas bersama.Bantuan dan platform India yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam kesejahteraan masyarakat, bantuan kemanusiaan, bantuan bencana, dan dalam memerangi aktivitas maritim ilegal di negara kepulauan tersebut, kata kementerian tersebut.
Hotspot Geopolitik
Negara kepulauan yang luasnya sekitar seperlima Delhi ini adalah rumah bagi sekitar 500.000 penduduk dan merupakan tujuan wisata yang populer.Namun di tengah semakin pentingnya kawasan Samudera Hindia dan ketegangan perbatasan antara India dan Tiongkok, pulau ini telah menjadi titik panas geopolitik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!