Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik PBNU Memanas, Said Aqil Minta Semua Pihak Muhasabah dan Islah

📅 Minggu, 21 Des 2025, 22:53 WIB | Oleh:
Konflik PBNU Memanas, Said Aqil Minta Semua Pihak Muhasabah dan Islah Doc: ANTARA/ Asmaul
Ket. Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf dalam pertemuan di Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (21/12).

KEDIRI - Mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengajak semua pihak untuk menghormati pertemuan Mustasyar PBNU, yang berniat mencari solusi dari konflik internal PBNU.

K.H. Said mengaku ironis, malu dengan konflik PBNU yang terjadi saat ini. Hal ini bertentangan dari NU bahwa NU biasanya menjadi penengah konflik dimana pun berada, moderat, tawasut. Namun, saat ini terjadi konflik.

"Sungguh sangat ironis , sungguh sangat malu, yang konon katanya kita bisa menjadi penengah, moderat, tawasut (moderasi), tawazun (keseimbangan), yang bisa menjadi penengah konflik dimana pun berada, eh kita sendiri berkonflik," katanya dalam Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Minggu.

Pihaknya mengajak semua pihak untuk muhasabah atau introspeksi diri dengan bertanya pada diri sendiri soal kemauan dan apa yang bisa dilakukan. Setelah introspeksi dilakukan, juga patut berkata untuk tidak perlu menyalahkan orang lain melainkan diri sendiri.

"Kalau sudah muhasabah, mari semua katakan, yang salah saya bukan siapa-siapa. Kami yang salah. Kenapa separah ini perselisihan di PBNU dan ini menjadi tertawaan semua orang baik non-NU dan non-muslim," kata dia.

Ia mengajak semua pihak untuk menghormati hasil pertemuan dalam Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, ini. Sebelumnya juga telah digelar rapat di Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, kemudian pertemuan selanjutnya di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Dirinya pun menegaskan bahwa dalam konflik PBNU juga tidak ada campur tangan dari pemerintah. Untuk itu, ia pun berharap konflik ini bisa segera diselesaikan, kedua belah pihak saling islah.

"Sampai sekarang Istana tidak ikut campur, sampai kapan kita seperti ini. Mari kita cepat selesaikah, islah, pertemuan. Kalau tidak, muktamar diserahkan ke pimpinan cabang dan pimpinan wilayah (PCNU dan PWNU)," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf yang juga hadir dalam pertemuan di Pesantren Lirboyo Kota Kediri tersebut mengatakan dirinya senantiasa terbuka untuk memberikan klarifikasi dan tabayun terhadap apapun yang dibutuhkan, melalui cara apapun dengan menghadirkan semua bukti dan semua saksi yang diperlukan.

Ia juga mengaku sejak awal senantiasa menginginkan islah. Ia pun mengaku menyerahkan diri dan tunduk atas keputusan forum.

"Sejak awal, sejak detik pertama saya juga senantiasa menginginkan islah. Saya siap berislah binaan al haq (kebenaran), tidak binaan al batin (yang tersembunyi). Dan saya sepenuhnya taslim (tunduk, patuh), apa yang telah disepakati hadirin oleh PWNU, PCNU se-Indonensia juga Mustasyar," kata dia.

Gus Yahya, sapaan akrabnya juga mengaku sudah memberikan pesan kepada Rais Aam usai adanya kesepakatan PWNU dan PCNU seluruh Indonesia tersebut untuk meminta waktu menghadap, namun hingga kini masih belum mendapatkan jawaban.

"Tadi begitu mendengar apa yang disampaikan dari kesepakatan PWNU dan PCNU seluruh Indonesia, saya langsung mengirim pesan ke Rais Aam mohon waktu untuk menghadap, tapi sekarang belum dapatkan jawaban. Saya akan tunggu sampai 3x24 jam dan saya akan lapor kembali," kata Gus Yahya.

Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, mendesak agar kedua belah pihak di PBNU untuk islah, sehingga konflik tersebut bisa segera selesai. Forum ini diikuti PWNU, PCNU seluruh Indonesia serta PCINU baik langsung dan daring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.