Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Sangat Lebat di Sumut hingga 22 Desember

📅 Minggu, 21 Des 2025, 15:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Sangat Lebat di Sumut hingga 22 Desember Doc: Antara
Ket. BMKG mencatat daftar panjang wilayah Sumut yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat.

MEDAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah di Sumatra Utara. 

Curah hujan sangat lebat diperkirakan terjadi pada 16 sampai 22 Desember 2025. Pemicu utamanya adalah sirkulasi siklonik yang berkembang di Laut Tiongkok Selatan dan memengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian barat.

Kepala BMKG Wilayah 1, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa sistem siklonik tersebut menciptakan area perlambatan angin atau konvergensi serta belokan angin di Sumatra Utara. 

Kondisi itu meningkatkan pembentukan awan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. 

Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan ekstrem bahkan telah tercatat di beberapa titik. 

“Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat tercatat di beberapa wilayah seperti di Mandailing Natal 125 mm,” jelas Hendro diwartakan Sumut Pos, Rabu (17/12). 

Selain pengaruh siklonik, aktivitas Gelombang Kelvin juga turut memperkuat potensi hujan. 

Hendro menambahkan bahwa kelembapan udara yang masih tinggi serta atmosfer yang labil semakin mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumut. 

“Kondisi kelembapan udara yang masih tinggi dan atmosfer yang relatif labil turut menambah potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Sumut sehingga tetap perlu diwaspadai,” sambungnya.

BMKG mencatat daftar panjang wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat. Wilayah tersebut meliputi Langkat, Medan, Binjai, Deliserdang, Simalungun, Samosir, Humbang Hasundutan, Karo, Dairi, Toba, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Asahan, Batubara, Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, dan Labuhanbatu.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyesuaikan aktivitas harian guna meminimalkan risiko. Masyarakat diminta hanya merujuk pada kanal informasi resmi. 

“Selalu merujuk kepada informasi dari BMKG agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi. Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, POLRI setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan BMKG melalui media sosial @infobmkgsumut,” tegas Hendro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.