Banjir Serang, Gubernur Banten Dorong Sinergi Lintas Wewenang
📅 Minggu, 21 Des 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Serang - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan penanganan banjir di wilayah Serang memerlukan kolaborasi lintas kewenangan dan langkah cepat di lapangan agar dampak terhadap masyarakat dapat segera teratasi.
Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir Kabupaten Serang dan Kota Serang di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Kota Serang, Sabtu (20/12).
“Koordinasi ini kita lakukan lintas sektor. Kita paham setiap lembaga memiliki kewenangan masing-masing, namun penanganan banjir tetap menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Andra Soni.
Gubernur mengarahkan hasil koordinasi segera diterjemahkan menjadi aksi konkret, termasuk mendistribusikan alat berat pada titik-titik banjir untuk percepatan penanganan darurat.
“Malam ini, atau paling lambat besok pagi, alat berat akan dikirimkan ke beberapa lokasi banjir untuk penanganan darurat, sehingga masyarakat bisa segera merasakan dampaknya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menekankan mitigasi jangka panjang melalui penanganan sungai secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Menurutnya, solusi tidak dapat dilakukan parsial karena aliran sungai saling terhubung.
“Harapan kita, jangan sampai masyarakat mengalami kejadian yang sama secara berulang. Ini tantangan bagi kita yang diberi amanah, dan hari ini kita bersungguh-sungguh melakukan koordinasi agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” katanya.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Dedi Yudha Lesmana, menyampaikan pihaknya menyiapkan dukungan teknis antara lain dua ekskavator, satu pompa mobile, serta material bronjong dan geobag untuk memperkuat tanggul.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saat ini sudah diturunkan dua unit ekskavator, satu unit pompa mobile, serta material penanganan berupa bronjong dan geobag untuk menutup tanggul-tanggul yang jebol,” ucapnya.
Dedi menambahkan pada 2026 BBWSC3 menargetkan penanganan seluruh ruas sungai berisiko banjir bersama Pemprov dan pemerintah daerah setempat. Upaya teknis akan diprioritaskan pada wilayah yang berulang terdampak luapan air sungai.
Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menyatakan penanganan darurat telah berjalan dengan mengerahkan alat berat tambahan. “Untuk Kota Serang, hari ini sudah diturunkan satu alat dan malam ini akan dikirim satu lagi ekskavator amfibi. Mudah-mudahan dengan dua alat ini penanganan bisa lebih cepat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan kesiapsiagaan bencana ditingkatkan melalui pembentukan posko siaga di lima titik: Serang, Lebak, Pandeglang, Tangerang, dan Malingping. Posko diperkuat 760 personel yang siap dimobilisasi untuk menghadapi cuaca ekstrem. “Kolaborasi ini diharapkan dapat segera mengurangi dampak banjir yang dirasakan masyarakat,” kata Arlan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!