Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Jateng Fokuskan Tiga Sasaran Utama pPengamanan Nataru

📅 Jumat, 19 Des 2025, 23:00 WIB | Oleh:
Polda Jateng Fokuskan Tiga Sasaran Utama pPengamanan Nataru Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto .

Pemalang -- Kepolisian Daerah Jawa Tengah memfokuskan tiga sasaran utama pada kegiatan Operasi Lilin Candi yaitu kelancaran arus mudik dan balik, pengamanan perayaan Natal 2025, serta pengamanan malam Tahun Baru 2026.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto di Pemalang, Jumat, mengatakan bahwa seluruh rangkaian pengamanan Natal dan tahun baru 2026 akan dilaksanakan secara terpadu dan komprehensif dengan mengedepankan pendekatan pelayanan yang humanis agar para pemudik merasa aman dan nyaman selama melintas di wilayah Jawa Tengah.

"Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Polri siap memberikan pelayanan dan menjamin keamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru," katanya.

Selain jalan tol, kata dia, Polda Jateng juga memfokuskan pengamanan di jalur arteri yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.

"Empat jalur yang mendapat perhatian khusus yakni jalur pantura, jalur tengah, jalur selatan, serta jalur selatan-selatan. Di titik-titik strategis pada jalur tersebut, kami siagakan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu," katanya.

Ia mengatakan untuk pengamanan perayaan Natal 2025, personel Polri akan disiagakan di gereja-gereja dengan berkoordinasi bersama pengamanan internal gereja.

Kemudian, pengamanan juga alam diperkuat di sejumlah destinasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung seperti Dieng, Borobudur, Objek Wisata Guci Tegal, dan Pantai Menganti.

Terkait potensi kepadatan di rest area khususnya di jalur pantura dan jalan tol, Artanto menyampaikan bahwa manajemen rest area telah disiapkan.

"Apabila terjadi kepadatan akan diberlakukan sistem buka-tutup untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, juga akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan berat khususnya truk bersumbu tiga ke atas sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Perhubungan yang telah disepakati bersama Polri," katanya.

Ia menambahkan pihaknya memperkirakan puncak arus mudik pada 24 Desember 2024 dan lonjakan arus mudik juga terjadi pada 20 Desember 2025, serta puncak arus balik berlangsung pada 2 Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.