Kebakaran Terjadi di PLTN Milik Russia Setelah Militer Moskow Tembak Jatuh Drone Ukraina
📅 Minggu, 24 Agu 2025, 13:46 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Arab News
MOSKOW - Serangan pesawat nirawak Ukraina memicu kebakaran singkat di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kursk milik Russia, merusak sebuah transformator tambahan, dan menyebabkan penurunan kapasitas operasi di salah satu unit pembangkit, layanan pers pembangkit melaporkan pada Minggu (24/8) pagi.
"Sebuah pesawat nirawak tempur (UAV) milik Angkatan Bersenjata Ukraina ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kursk," kata layanan pers tersebut dalam sebuah pernyataan di aplikasi perpesanan Telegram.
"Saat terjadi benturan, pesawat nirawak tersebut meledak, mengakibatkan kerusakan pada sebuah transformator tambahan."
Layanan pers menambahkan tidak ada korban luka, tetapi akibat insiden tersebut, kapasitas unit tiga pembangkit berkurang hingga 50 persen. Pesawat nirawak yang hancur juga memicu kebakaran yang telah dipadamkan, kata layanan pers tersebut.
Tingkat radiasi di lokasi dan di area sekitarnya tidak melebihi batas normal, tambah layanan pers tersebut.
Belum ada komentar langsung dari Ukraina. Kyiv mengatakan serangannya di dalam wilayah Russia merupakan respons atas serangan Russia yang terus berlanjut terhadap Ukraina dan ditujukan untuk menghancurkan infrastruktur yang dianggap krusial bagi keseluruhan upaya militer Moskow.
Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Belum diketahui secara pasti di bagian mana kebakaran terjadi.
Sebelumnya, jaringan televisi federal Rusia, REN TV, melaporkan, mengutip layanan pers pembangkit, bahwa transformator tersebut bukan bagian dari bagian nuklir pembangkit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!